Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Nvidia Butuh Aplikasi AI Nyata Untuk Sahamnya Kembali Meroket

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
News Publisher
19 Mar 2025
1260 dibaca
1 menit
Nvidia Butuh Aplikasi AI Nyata Untuk Sahamnya Kembali Meroket

TLDR

Nvidia perlu lebih banyak aplikasi AI nyata untuk meningkatkan permintaan sahamnya.
Acara GTC tidak memberikan kejutan yang diharapkan oleh pasar, menyebabkan penurunan saham.
Pertumbuhan pendapatan Nvidia di masa depan sangat bergantung pada inovasi dari mitra dan pelanggan mereka.
Nvidia, perusahaan yang terkenal dengan chip AI, mengalami penurunan harga saham meskipun ada banyak inovasi baru yang diumumkan. Eric Jackson, seorang investor yang optimis tentang Nvidia, mengatakan bahwa untuk meningkatkan harga sahamnya lagi, perusahaan perlu menunjukkan lebih banyak aplikasi AI yang digunakan di dunia nyata. Contoh dari perusahaan lain seperti Palantir dan Klarna menunjukkan bagaimana AI dapat menghemat biaya dan meningkatkan produktivitas, yang bisa menarik perhatian investor.Meskipun CEO Nvidia, Jensen Huang, memprediksi pendapatan dari infrastruktur data center mereka akan mencapai $1 triliun pada tahun 2028, saham Nvidia tetap turun 3,4% setelah acara tahunan mereka. Para analis mencatat bahwa tidak ada kejutan besar dari pengumuman tersebut, dan ada kekhawatiran tentang pertumbuhan permintaan di masa depan. Jackson mengakui bahwa pandangannya tentang Nvidia telah sedikit terguncang, tetapi ia masih percaya bahwa Nvidia tetap lebih baik dibandingkan banyak perusahaan teknologi lainnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.