Graphite: Startup AI Kode Review yang Meroket dan Raih Pendanaan Besar
Bisnis
Startup dan Kewirausahaan
18 Mar 2025
38 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Graphite telah berhasil menarik perhatian investor dengan pertumbuhan pendapatan yang signifikan.
Startup ini menawarkan alat bantu pemrograman yang mengutamakan keamanan dan keandalan.
Dengan pendanaan baru, Graphite berencana untuk memperluas tim dan meningkatkan pengembangan produk.
Graphite adalah startup yang mengembangkan alat bantu pemrograman berbasis AI dan baru saja mengumpulkan dana sebesar Rp 868.40 miliar ($52 juta) dalam putaran pendanaan Seri B. Didirikan pada tahun 2020 oleh Tomas Reimers, Greg Foster, dan Merrill Lutsky, Graphite awalnya fokus pada alat pengembangan mobile, tetapi kemudian beralih ke alat tinjauan kode. Platform mereka menggunakan AI untuk memberikan umpan balik tentang kode, menemukan kesalahan, dan menyarankan perubahan berdasarkan komentar pengembang. Saat ini, Graphite melayani lebih dari 500 perusahaan, termasuk Shopify dan Figma, dan telah mengalami pertumbuhan pendapatan yang signifikan.
Dengan pendanaan terbaru ini, Graphite telah mengumpulkan total sekitar Rp 1.35 triliun ($81 juta) untuk pengembangan produk dan memperluas timnya yang berbasis di New York. Mereka juga menawarkan layanan tinjauan kode secara gratis untuk tim dari semua ukuran, yang sebelumnya hanya tersedia untuk kelompok kecil. Graphite berusaha untuk mengatasi kekhawatiran pelanggan tentang risiko keandalan alat bantu pemrograman berbasis AI dengan memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan pola unik dan mengatur filter untuk informasi sensitif.
Analisis Ahli
Andrej Karpathy
Menyukai pendekatan Graphite yang mengintegrasikan AI dalam code review karena dapat meningkatkan produktivitas pengembang dengan mengurangi kesalahan manusia.Fei-Fei Li
Menekankan pentingnya transparansi dan keamanan dalam alat AI, yang sudah tampak diupayakan oleh Graphite lewat fitur kustomisasi dan filter keamanan mereka.
