Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Indonesia Kini Mampu Mengolah Emas Sendiri dengan Pabrik PMR Terbesar

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
18 Mar 2025
88 dibaca
1 menit
Indonesia Kini Mampu Mengolah Emas Sendiri dengan Pabrik PMR Terbesar

Rangkuman 15 Detik

Indonesia memiliki cadangan emas terbesar ke-6 di dunia dan kini mampu mengolahnya secara mandiri.
Pabrik Precious Metal Refinery di Gresik dapat memproduksi 50-60 ton emas per tahun.
Investasi untuk pabrik smelter emas ini mencapai US$ 630 juta, menunjukkan komitmen terhadap pengelolaan sumber daya alam.
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan kebanggaan Indonesia yang memiliki cadangan emas terbesar keenam di dunia. Kini, Indonesia juga mampu mengolah emas tersebut menjadi emas batangan berkat beroperasinya pabrik Precious Metal Refinery (PMR) milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur. Pabrik ini dirancang untuk memproduksi 50-60 ton emas per tahun, yang sebelumnya diekspor dalam bentuk konsentrat. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa PMR adalah pabrik emas terbesar di Indonesia dengan investasi mencapai US$ 630 juta. Dengan adanya pabrik ini, Indonesia dapat mengolah sumber daya alamnya secara mandiri dan transparan untuk kesejahteraan rakyat. Selain itu, pabrik ini juga merupakan bagian dari smelter konsentrat tembaga terbesar di dunia dengan investasi mencapai US$ 4,2 miliar.

Analisis Ahli

M. Riza Fahlevi (Ekonom Sumber Daya)
Pabrik pengolahan ini akan memperkuat posisi Indonesia di pasar global emas dan memperbesar nilai tambah dari sumber daya alam nasional jika dikelola secara efisien.
Siti Nurbaya (Pakar Lingkungan)
Penting untuk memastikan pengelolaan pabrik PMR ini memperhatikan aspek lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif yang merugikan masyarakat sekitar.