Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham AS Tertekan, Pemerintah Tidak Akan Campur Tangan

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
17 Mar 2025
251 dibaca
1 menit
Pasar Saham AS Tertekan, Pemerintah Tidak Akan Campur Tangan

AI summary

Pernyataan Scott Bessent menunjukkan bahwa pemerintah tidak akan campur tangan untuk mendukung pasar saham.
Ketegangan global dan perang dagang mempengaruhi pasar dan harga komoditas.
Pertemuan bank sentral minggu ini akan menjadi fokus utama bagi investor yang mencari petunjuk tentang kebijakan moneter.
Futures saham AS mengalami penurunan setelah Sekretaris Keuangan Scott Bessent menyatakan bahwa penurunan pasar baru-baru ini adalah hal yang sehat. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintahan Trump mungkin tidak akan campur tangan untuk mendukung pasar. S&P 500 dan Nasdaq 100 turun 0,3%, sementara saham teknologi besar seperti Nvidia sedikit naik menjelang konferensi tentang kecerdasan buatan. Di Eropa, indeks Stoxx 600 naik 0,4%, menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan saham AS.Selain itu, ada kekhawatiran tentang perang dagang global yang berkepanjangan, yang membuat harga emas mendekati rekor tinggi dan imbal hasil obligasi pemerintah menurun. Para investor juga menunggu pertemuan kebijakan dari Federal Reserve dan bank-bank sentral lainnya, di mana mereka berharap akan ada petunjuk tentang dukungan ekonomi di masa depan. Data penjualan ritel AS yang akan dirilis diharapkan menunjukkan tanda-tanda perlambatan ekonomi.

Experts Analysis

Benjamin Picton
Pernyataan Bessent menghilangkan harapan pasar untuk dukungan likuiditas pemerintah, yang kemungkinan akan memperdalam volatilitas dan penurunan pasar saham dalam waktu dekat.
Editorial Note
Kebijakan non-intervensi dari pemerintahan Trump menunjukkan perubahan pendekatan yang bisa memperpanjang periode koreksi pasar dan meningkatkan tekanan pada sektor teknologi yang sebelumnya mendominasi pasar. Situasi geopolitik yang memanas dan ketidakpastian ekonomi global membuat pasar menjadi lebih sensitif terhadap berita negatif yang dapat memperburuk sentimen investor.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.