Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Konflik Tarif AS-Uni Eropa Ancaman Bisnis Transatlantik Senilai Triliunan

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
17 Mar 2025
259 dibaca
1 menit
Konflik Tarif AS-Uni Eropa Ancaman Bisnis Transatlantik Senilai Triliunan

Rangkuman 15 Detik

Konflik tarif antara AS dan UE dapat merusak hubungan perdagangan yang bernilai triliunan dolar.
Investasi antara AS dan Eropa lebih signifikan dibandingkan dengan perdagangan barang, menunjukkan interkoneksi yang kuat.
Dampak dari konflik tarif dapat meluas ke sektor lain seperti layanan dan energi, menciptakan ketidakpastian dalam ekonomi global.
Konflik tarif antara Amerika Serikat dan Eropa dapat mengancam hubungan bisnis yang bernilai Rp 158.65 quadriliun ($9,5 triliun) setiap tahun, menurut laporan dari Kamar Dagang Amerika untuk Uni Eropa (AmCham EU). Laporan ini menunjukkan bahwa meskipun ada ketegangan perdagangan, hubungan ekonomi antara AS dan Eropa semakin dalam, dengan perdagangan barang dan jasa mencapai Rp 33.40 quadriliun ($2 triliun) pada tahun 2024. Namun, tarif yang dikenakan oleh AS pada baja dan aluminium, serta ancaman tarif tinggi pada anggur dan minuman keras dari Eropa, dapat merusak hubungan ini. AmCham juga menekankan bahwa investasi antara AS dan Eropa jauh lebih penting daripada hanya perdagangan. Penjualan afiliasi perusahaan AS di Eropa empat kali lipat dari ekspor AS ke Eropa, dan sebaliknya. Penulis laporan, Daniel Hamilton, memperingatkan bahwa dampak dari konflik perdagangan ini bisa merusak hubungan yang sudah terjalin, termasuk dalam perdagangan jasa dan aliran data. Hal ini bisa membuat investasi menjadi tidak efisien dan mempengaruhi rantai pasokan global.

Analisis Ahli

Daniel Hamilton
Konflik tarif ini akan menghasilkan efek riak yang luas, tidak hanya di perdagangan barang tetapi juga bisa merembet ke sektor jasa, data, dan energi yang sangat penting bagi kedua wilayah.