Pasar Saham Global Bangkit Setelah China Umumkan Stimulus Konsumsi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
17 Mar 2025
65 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
China berencana untuk mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan konsumsi dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Pasar saham global mengalami rebound setelah penurunan yang signifikan sebelumnya.
Pertemuan bank sentral minggu ini akan menjadi fokus utama bagi investor untuk memahami arah kebijakan moneter.
Pasar saham global diperkirakan akan mengalami kenaikan di Asia setelah China mengumumkan langkah-langkah untuk meningkatkan konsumsi di ekonominya. Saham di Australia, Jepang, dan Hong Kong naik mengikuti kenaikan di AS, di mana indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing melonjak 2,1%. Kenaikan ini terjadi setelah penurunan pasar yang signifikan sejak Februari, yang disebabkan oleh kekhawatiran tentang tarif impor, potensi resesi, dan ketegangan antara AS dan sekutunya. Kini, para trader optimis bahwa langkah-langkah baru dari pemerintah China untuk mendukung pasar saham dan meningkatkan pendapatan akan memperkuat pemulihan ini.
Selain itu, investor juga akan memperhatikan pertemuan bank sentral yang akan datang, termasuk Federal Reserve AS, yang diharapkan akan memberikan informasi tentang proyeksi ekonomi dan kebijakan suku bunga. Di pasar komoditas, harga minyak mengalami kenaikan setelah AS meningkatkan serangan militer di Yaman, sementara harga emas sedikit turun. Berbagai data ekonomi penting dari China dan negara lain juga akan dirilis dalam minggu ini, yang dapat mempengaruhi pasar lebih lanjut.
Analisis Ahli
Tony Sycamore
Inisiatif ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan mendukung reli pasar saham global yang sudah mulai terjadi sejak Jumat lalu.Themistoklis Fiotakis
Paket fiskal Jerman sangat kuat dan bisa menjadi contoh bagi negara-negara EU lain, menghilangkan risiko negatif terhadap euro meski potensi kenaikan mata uang ini sudah terbatas.Joseph Capurso
Proyeksi Fed kemungkinan akan menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi tapi menaikkan inflasi inti sedikit, dengan tanda-tanda kenaikan suku bunga lebih rendah jika inflasi dianggap bersifat sementara.