Kapan Gerhana Bulan Total Berikutnya? Panduan Lengkap Fenomena Blood Moon
Sains
Astronomi dan Penjelajahan Luar Angkasa
14 Mar 2025
37 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Gerhana bulan total berikutnya akan terjadi pada Maret 2026.
Selama gerhana bulan total, bulan akan tampak merah, yang dikenal sebagai 'bulan darah'.
Siklus Saros memungkinkan prediksi gerhana dengan akurasi tinggi.
Setelah fenomena "blood moon" yang terlihat di seluruh Amerika, banyak orang bertanya kapan total lunar eclipse berikutnya akan terjadi. Total lunar eclipse berikutnya yang dapat dilihat sepenuhnya di Amerika Utara akan berlangsung pada 3-4 Maret 2026. Selama peristiwa ini, totalitas akan terlihat di Hawaii, Alaska, dan wilayah barat AS dan Kanada, sementara di pantai timur, "blood moon" akan terlihat saat bulan terbenam pada pagi hari 3 Maret. Totalitas akan berlangsung selama 58 menit.
Total lunar eclipse terjadi ketika Bumi berada tepat di antara matahari dan bulan, sehingga bulan melewati bayangan Bumi. Selama totalitas, cahaya matahari yang mencapai permukaan bulan telah disaring oleh atmosfer Bumi, menghasilkan cahaya merah yang membuat bulan terlihat seperti "blood moon." Eklips bulan mengikuti siklus yang dapat diprediksi, yang dikenal sebagai siklus Saros, yang berlangsung setiap 18 tahun, 11 hari, dan delapan jam.
Analisis Ahli
Dr. Lisa Randall
Siklus Saros adalah alat penting untuk memprediksi gerhana, dan pengamatan fenomena ini dapat memperdalam minat publik terhadap astronomi serta mendorong pendidikan sains.Prof. Neil deGrasse Tyson
Gerhana bulan total adalah contoh sempurna bagaimana posisi relatif benda langit menghasilkan fenomena visual yang spektakuler dan bisa dilihat dengan mata telanjang, sangat penting untuk edukasi astronomi.
