Pemilik Tesla Jual Mobil Karena Kontroversi Elon Musk dan Politik DOGE
Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
13 Mar 2025
15 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tindakan Elon Musk terkait DOGE telah memicu reaksi negatif dari pemilik Tesla.
Beberapa mantan pemilik Tesla beralih ke merek mobil listrik lain seperti Polestar dan Hyundai.
Protes terhadap Tesla semakin meningkat, dengan showroom menjadi sasaran vandalisme.
Beberapa pemilik Tesla baru-baru ini menjual mobil mereka karena ketidakpuasan terhadap tindakan Elon Musk yang terlibat dengan DOGE dan politik. Mereka merasa bahwa tindakan Musk, seperti pemecatan pegawai pemerintah dan penyebaran teori konspirasi, tidak sejalan dengan nilai-nilai mereka. Salah satu pemilik, Scott Oran, mengatakan bahwa ia merasa malu mengendarai Tesla dan ingin mengirimkan pesan bahwa tindakan Musk tidak mencerminkan demokrasi Amerika. Selain itu, beberapa pemilik juga mengalami intimidasi di jalan, yang membuat mereka merasa tidak nyaman, terutama jika mereka memiliki anak kecil.
Sebagai hasil dari ketidakpuasan ini, beberapa pemilik beralih ke merek mobil listrik lain seperti Polestar dan Hyundai Ioniq 5. Mereka merasa bahwa ada banyak alternatif yang lebih baik dan tidak ingin nilai jual kembali mobil mereka terpengaruh oleh perilaku Musk. Meskipun Tesla telah menjadi pelopor dalam mobil listrik, kini banyak pilihan lain yang menarik bagi konsumen.
Analisis Ahli
Elon Musk
Sebagai CEO, fokus saya adalah pada pengembangan teknologi dan inovasi, bukan hal-hal politik.Scott Oran
Tindakan Musk telah merusak kepercayaan saya pada merek Tesla, yang dulu saya kagumi karena nilai lingkungan.Analis Otomotif Independen
Tesla menghadapi tantangan jangka panjang jika politisasi mereknya berlarut-larut, karena konsumen EV biasanya sensitif pada isu sosial.