Pop Sondrio Tantang Takeover dengan Target Laba dan Dividen Lebih Besar
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
12 Mar 2025
205 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Banca Popolare di Sondrio berusaha mempertahankan independensinya di tengah tawaran akuisisi.
Bank ini berencana untuk menggandakan pembayaran dividen dan mencapai target laba yang ambisius.
Unipol sebagai pemegang saham utama memiliki peran penting dalam dinamika antara Banca Popolare di Sondrio dan BPER Banca.
Banca Popolare di Sondrio (BPS) di Italia berusaha untuk mempertahankan independensinya dari tawaran akuisisi oleh BPER Banca, bank yang lebih besar. BPER telah mengajukan tawaran senilai 4,3 miliar euro untuk membeli BPS. Untuk meyakinkan pemegang saham agar tidak menerima tawaran tersebut, BPS berencana untuk menggandakan pembayaran kepada investor hingga tahun 2027 dan menetapkan target keuntungan yang ambisius. Mereka ingin membagikan 85% dari keuntungan setiap tahun, meningkat dari 63% pada tahun 2024.
CEO BPS, Mario Alberto Pedranzini, menekankan pentingnya sejarah dan akar lokal bank tersebut, yang telah beroperasi selama 150 tahun. Meskipun ada tantangan dari penurunan suku bunga yang mempengaruhi margin pinjaman, BPS menargetkan keuntungan sebesar 583 juta euro pada tahun 2027, yang setara dengan hasil rekor tahun 2024. Saham BPS juga mengalami kenaikan sebesar 2,5% setelah pengumuman ini.
Analisis Ahli
Mario Alberto Pedranzini
Menganggap bahwa mempertahankan independensi bank adalah kunci identitas dan keberlanjutan Pop Sondrio meski menghadapi perubahan regulasi dan tekanan pasar.Jefferies analysts
Optimis dengan target laba 2027 Pop Sondrio karena efisiensi biaya dan penurunan cadangan kredit macet yang lebih baik dari ekspektasi.

