Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tarif Impor EU Pada Gandum dan Kedelai AS Ancaman Bagi Peternakan Eropa

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
13 Mar 2025
125 dibaca
1 menit
Tarif Impor EU Pada Gandum dan Kedelai AS Ancaman Bagi Peternakan Eropa

AI summary

Tarif baru Uni Eropa dapat merugikan sektor peternakan yang bergantung pada pakan impor.
FEFAC mengusulkan peningkatan impor biji-bijian dari AS untuk mengurangi defisit perdagangan.
Kebijakan perdagangan yang saling balas antara AS dan Uni Eropa dapat mempengaruhi pasar pertanian global.
Uni Eropa berencana untuk mengenakan tarif tambahan pada biji-bijian dari Amerika Serikat sebagai balasan atas tarif yang dikenakan oleh AS pada baja dan aluminium. Hal ini dapat merugikan sektor peternakan di Eropa yang sangat bergantung pada impor pakan ternak. Organisasi industri FEFAC menyatakan bahwa tarif ini dapat mengurangi daya saing produksi peternakan di Eropa dan menyarankan agar pakan ternak dapat menjadi jalan untuk mencapai kesepakatan antara Uni Eropa dan AS untuk menghindari tarif.Saat ini, Uni Eropa mengimpor sekitar 4 miliar euro pakan dari AS, dan FEFAC percaya bahwa jumlah ini bisa meningkat menjadi 8 miliar euro. Jika tarif 25% pada jagung AS diterapkan, harga jagung dari AS bisa menjadi terlalu mahal bagi negara-negara Eropa seperti Spanyol. Para pedagang juga khawatir bahwa kebijakan tarif Presiden Trump dapat merugikan ekspor pertanian AS.

Experts Analysis

Pedro Cordero
Tarif impor AS yang dikenakan kembali akan mengancam daya saing dan ketahanan sistem produksi peternakan Uni Eropa yang sangat bergantung pada impor pakan.
Editorial Note
Tarif balasan oleh Uni Eropa hanya akan memperburuk situasi perdagangan yang sudah tegang antara kedua blok ekonomi besar ini, dan pada akhirnya merugikan kedua belah pihak terutama sektor peternakan di Eropa. Alih-alih memperkuat posisi tawar, kebijakan tarif bersarang ini berpotensi menciptakan ketidakstabilan pasar pangan global dan menghambat ketahanan pangan regional.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.