Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inflasi AS Naik Perlahan Tapi Tarif Impor Bisa Picu Harga Makin Mahal

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
12 Mar 2025
130 dibaca
1 menit
Inflasi AS Naik Perlahan Tapi Tarif Impor Bisa Picu Harga Makin Mahal

Rangkuman 15 Detik

Inflasi di AS menunjukkan tanda-tanda peningkatan, tetapi mungkin bersifat sementara.
Kebijakan tarif yang diterapkan oleh Trump dapat mempengaruhi harga barang dan ekspektasi inflasi.
Federal Reserve menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas harga di tengah inflasi yang lebih tinggi dari target.
Pada bulan Februari, harga barang dan jasa di Amerika Serikat meningkat lebih sedikit dari yang diperkirakan, dengan indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2% setelah sebelumnya naik 0,5% di bulan Januari. Dalam setahun terakhir, CPI meningkat 2,8%, tetapi masih di atas target 2% yang ditetapkan oleh Federal Reserve. Peningkatan tarif impor yang agresif, terutama dari China, Kanada, dan Meksiko, diperkirakan akan menyebabkan harga barang naik lebih lanjut di masa depan. Meskipun ada peningkatan harga, banyak konsumen yang khawatir dan membeli barang-barang besar seperti kendaraan. Para ekonom memperkirakan bahwa inflasi akan meningkat karena tarif ini, dan Goldman Sachs memprediksi bahwa inflasi inti akan mencapai sekitar 3% pada bulan Desember. Bank Sentral AS diharapkan untuk mempertahankan suku bunga tetap, tetapi mungkin akan mulai menurunkannya lagi pada bulan Juni karena prospek ekonomi yang memburuk.

Analisis Ahli

Stephen Juneau
Inflasi yang melebihi target Fed, walau hanya sementara karena tarif, berpotensi melepaskan ekspektasi inflasi ke atas dan membuat pengendalian harga menjadi lebih sulit.