Porsche Tahan Dividen Meski Laba Turun dan Lakukan Pemotongan Karyawan Besar
Bisnis
Ekonomi Makro
12 Mar 2025
242 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Porsche mempertahankan dividen meskipun mengalami penurunan keuntungan yang signifikan.
Perusahaan menghadapi tantangan besar di pasar China dan mengurangi target margin.
Porsche melakukan pemotongan pekerjaan untuk meningkatkan profitabilitas di tengah biaya yang tinggi.
Porsche mengumumkan bahwa mereka akan mempertahankan dividen untuk tahun 2024 pada tingkat yang sama seperti tahun sebelumnya, meskipun laba bersih mereka turun 30,4%. Perusahaan mobil mewah ini menghadapi tantangan besar karena biaya yang tinggi dan permintaan yang lemah di China, pasar terbesarnya. Mereka juga mengurangi target margin jangka menengah dari 17-19% menjadi 15-17%.
Selain itu, Porsche mengalami penurunan penjualan yang signifikan di China, mencapai 28% pada tahun 2024. Untuk meningkatkan profitabilitas, Porsche berencana untuk memotong 2.000 pekerjaan tambahan, di samping 1.900 pekerjaan yang sudah diumumkan sebelumnya, dan akan bernegosiasi dengan serikat pekerja mengenai pemotongan lebih lanjut.
Analisis Ahli
Prof. Hartono (Ekonom Industri Otomotif Universitas Indonesia)
Penurunan margin dan laba Porsche adalah cerminan dari tekanan global di industri otomotif, terutama perubahan cepat ke kendaraan listrik dan tantangan di pasar China. Pemotongan karyawan dan penyesuaian portofolio produk akan menjadi kunci keberhasilan perusahaan ke depan.