Donald Trump Dorong Intel Berkolaborasi dengan TSMC untuk Bangkit Kembali
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
12 Mar 2025
86 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
TSMC berencana untuk mengambil alih operasi divisi foundry Intel dengan dukungan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar.
Pemerintah AS, di bawah kepemimpinan Trump, berusaha untuk memperkuat industri semikonduktor domestik.
Kesepakatan ini akan memerlukan persetujuan dari pemerintah AS untuk memastikan tidak ada kepemilikan asing penuh atas Intel.
Presiden AS Donald Trump ingin membantu Intel, sebuah perusahaan teknologi besar, agar bisa bangkit kembali. Untuk itu, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), yang merupakan perusahaan pembuat chip terbesar di dunia, telah mengajak beberapa perusahaan chip AS seperti Nvidia, AMD, dan Broadcom untuk berinvestasi dalam usaha bersama yang akan mengelola pabrik-pabrik Intel. Dalam rencana ini, TSMC akan mengoperasikan divisi pabrik Intel, tetapi tidak akan memiliki lebih dari 50 persen dari usaha tersebut.
Pembicaraan ini masih dalam tahap awal dan dilakukan setelah pemerintah Trump meminta TSMC untuk membantu memperbaiki keadaan Intel. Rencana ini perlu disetujui oleh pemerintah AS agar tidak ada kepemilikan penuh oleh perusahaan asing. Intel, TSMC, dan perusahaan-perusahaan lainnya tidak memberikan komentar mengenai hal ini.


