Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Trump Dan Biden Sepakat Pecah Google, Tapi AI Google Bebas Dijaga Ketat

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
11 Mar 2025
1210 dibaca
1 menit
Trump Dan Biden Sepakat Pecah Google, Tapi AI Google Bebas Dijaga Ketat

TLDR

DOJ mengusulkan divestasi Chrome tetapi tidak lagi meminta penjualan investasi AI Google.
Persaingan global dalam teknologi, terutama AI, mempengaruhi keputusan kebijakan antitrust.
Keputusan akhir mengenai Google akan ditentukan oleh hakim dan kemungkinan akan ada banding.
Presiden Trump dan mantan presiden Joe Biden kini sepakat bahwa Google harus dipecah. Namun, ada perbedaan penting dalam pendekatan mereka. Departemen Kehakiman Trump ingin Google tetap mempertahankan investasi di kecerdasan buatan (AI), termasuk sahamnya di perusahaan Anthropic, yang merupakan pesaing OpenAI. Ini dianggap penting karena pemerintah khawatir bahwa memaksa Google menjual investasi AI-nya bisa menghambat kemajuan teknologi AS dalam persaingan global dengan China.Meskipun Trump tidak meminta Google untuk menjual investasi AI-nya, mereka tetap meminta Google untuk menjual browser Chrome-nya agar ada pesaing baru di pasar pencarian internet. Selain itu, mereka juga ingin melarang Google dari kontrak yang menjadikannya mesin pencari default di banyak perangkat, yang bisa merugikan perusahaan seperti Apple. Keputusan akhir mengenai kasus ini akan ditentukan oleh hakim federal, dan Google diperkirakan akan mengajukan banding apapun keputusan yang diambil.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.