Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kebijakan Tarif Trump Picu Volatilitas dan Kekhawatiran Resesi di Pasar AS

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
11 Mar 2025
292 dibaca
1 menit
Kebijakan Tarif Trump Picu Volatilitas dan Kekhawatiran Resesi di Pasar AS

Rangkuman 15 Detik

Kebijakan tarif Trump dapat menyebabkan ketidakpastian dan volatilitas di pasar saham.
Investor saat ini lebih memilih aset defensif di tengah kekhawatiran resesi.
Pergerakan pasar sangat dipengaruhi oleh sentimen dan berita terkini terkait kebijakan ekonomi.
Pasar saham di Amerika Serikat mengalami penurunan besar-besaran karena kekhawatiran tentang tarif dan pemecatan pegawai pemerintah yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. Saham-saham teknologi besar, seperti Tesla dan Nvidia, mengalami penurunan yang signifikan, sementara investor beralih ke saham yang lebih aman. Banyak analis memperingatkan bahwa ketidakpastian mengenai kebijakan perdagangan dan tarif dapat menyebabkan lebih banyak volatilitas di pasar saham. Presiden Donald Trump mengakui kemungkinan terjadinya perlambatan ekonomi, yang membuat banyak investor khawatir. Survei menunjukkan bahwa lebih dari setengah investor percaya bahwa harga saham akan turun dalam enam bulan ke depan. Meskipun ada kekhawatiran, beberapa analis percaya bahwa pasar mungkin sudah mendekati titik terendah dan bisa pulih jika situasi ekonomi membaik.

Analisis Ahli

Tom Essaye
Presiden Trump memperkuat kebijakan saat ini meskipun mengakui adanya risiko perlambatan, yang menurunkan sentimen pasar.
David Bahnsen
Tarif kemungkinan akan berlangsung cukup lama untuk merusak aktivitas ekonomi minimal selama satu atau dua kuartal sebelum akhirnya mencapai kesepakatan yang membingungkan semua pihak.
Gina Bolvin
Pasar sekarang sangat dipengaruhi oleh berita dan sangat mudah berubah, dan koreksi ini adalah sesuatu yang sudah diantisipasi.
Callie Cox
Penutupan indeks di bawah rata-rata 200 hari menandai zona berbahaya di mana jual panik bisa meningkat dan volatilitas melebar.
Mark Hackett
Optimisme dapat muncul jika masalah utama seperti plafon utang dan tarif bisa diselesaikan tanpa dampak buruk, dan data ekonomi tetap stabil.