Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

China Balas Tarif Kanada dengan Tambah Pajak untuk Produk Pertanian dan Pangan

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
08 Mar 2025
124 dibaca
1 menit
China Balas Tarif Kanada dengan Tambah Pajak untuk Produk Pertanian dan Pangan

AI summary

China memberlakukan tarif balasan terhadap produk Kanada sebagai respons terhadap tarif yang diterapkan Kanada.
Ketegangan perdagangan antara negara-negara besar seperti China dan Kanada semakin meningkat.
Tarif baru ini dapat mempengaruhi hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara.
China mengumumkan tarif balasan terhadap beberapa produk pertanian dan makanan dari Kanada setelah Kanada mengenakan tarif pada produk-produk asal China, seperti mobil listrik dan baja. Tarif baru ini akan mulai berlaku pada 20 Maret dan mencakup tarif tambahan 100% untuk minyak biji rapa, kue minyak, dan kacang polong, serta tarif tambahan 25% untuk daging babi dan produk perikanan. Keputusan ini menambah ketegangan perdagangan global yang sudah tinggi antara negara-negara seperti Amerika Serikat, China, Kanada, dan Meksiko.Pemerintah China menyatakan bahwa tindakan Kanada yang mengenakan tarif tanpa penyelidikan telah merusak hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara. Kanada mulai mengenakan tarif pada barang-barang China setelah Amerika Serikat dan Uni Eropa melakukan hal yang sama, dengan alasan bahwa subsidi yang diberikan China kepada industrinya memberikan keuntungan yang tidak adil.

Experts Analysis

Emanuel Pastreich (Ahli Hubungan Internasional)
Konflik tarif ini mencerminkan meningkatnya persaingan strategis di antara kekuatan ekonomi besar dan menunjukkan betapa rentannya sistem perdagangan global terhadap tindakan sepihak.
Editorial Note
Langkah China untuk membalas tarif Kanada memperlihatkan bagaimana ketegangan perdagangan internasional dapat merugikan kedua pihak dan memperkuat proteksionisme. Jika kedua negara terus mempertahankan kebijakan ini, dampak negatifnya tidak hanya akan terasa oleh pelaku industri di kedua negara tetapi juga konsumen yang menghadapi harga lebih tinggi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.