AI summary
Pemerintah AS meningkatkan tekanan terhadap Maduro dengan memaksa perusahaan-perusahaan menghentikan operasi di Venezuela. Ekonomi Venezuela sangat bergantung pada perusahaan minyak asing seperti Chevron. Sanksi dapat memperburuk kondisi ekonomi dan mempengaruhi kehidupan banyak warga Venezuela. Pemerintahan Trump sedang mempersiapkan langkah untuk memaksa lebih banyak perusahaan menghentikan operasi mereka di Venezuela, termasuk Chevron, yang telah diperintahkan untuk menghentikan kegiatan di negara tersebut. Beberapa perusahaan, seperti produsen minyak Prancis Etablissements Maurel & Prom dan perusahaan aspal yang dimiliki oleh tycoon minyak Florida, Harry Sargeant, diberi waktu 30 hari untuk menghentikan operasi mereka setelah AS mencabut izin mereka. Langkah ini diharapkan dapat memberikan tekanan lebih pada Presiden Nicolas Maduro, yang ekonominya sangat bergantung pada minyak.Venezuela mengalami kesulitan ekonomi yang parah, dan Chevron serta perusahaan kecil lainnya yang diizinkan beroperasi di sana sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Tanpa Chevron, ekonomi Venezuela diperkirakan bisa menyusut hingga 7,5% tahun ini. Meskipun Maduro meremehkan dampak dari penghentian operasi Chevron, banyak yang khawatir bahwa hal ini akan memperburuk situasi ekonomi di negara tersebut.
Langkah administrasi Trump memang otoritatif dan berpotensi mempercepat kehancuran ekonomi Venezuela, tetapi strategi ini juga berisiko memperburuk kondisi kemanusiaan di negara tersebut. Rezim Maduro mungkin semakin resisten dan mencari cara alternatif untuk bertahan, sehingga negosiasi politik yang konstruktif menjadi semakin sulit.