Tarif Kontainer Trans-Pasifik Turun Drastis Saat Frontloading Selesai
Bisnis
Ekonomi Makro
06 Mar 2025
238 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif pengiriman kontainer trans-Pasifik mengalami penurunan signifikan akibat permintaan yang menurun.
Frontloading oleh importir dapat mempengaruhi permintaan selama musim puncak dan menekan tarif lebih lanjut.
Kebijakan tarif yang diterapkan oleh Trump berdampak pada inflasi dan pengeluaran konsumen, yang dapat mempengaruhi permintaan pengiriman di masa depan.
Tarif pengiriman kontainer dari Asia ke Amerika Serikat mengalami penurunan yang signifikan karena permintaan yang menurun dan berakhirnya pengiriman awal oleh importir. Selama beberapa bulan terakhir, banyak pengirim yang mempercepat pengiriman barang untuk menghindari tarif yang tinggi, yang kini mencapai 25% dan bisa meningkat hingga 60% pada bulan April. Menurut indeks Freightos Baltic, tarif pengiriman ke Pantai Barat AS turun 18% menjadi Rp 59.42 juta ($3,558) per unit, sementara tarif ke Pantai Timur turun 21% menjadi Rp 74.98 juta ($4,490) per unit.
Penurunan tarif ini disebabkan oleh kombinasi antara musim sepi permintaan dan berkurangnya pengiriman awal. Selain itu, tarif yang tinggi dapat menyebabkan inflasi dan mengurangi pengeluaran konsumen, yang juga bisa menurunkan permintaan untuk pengiriman barang di paruh kedua tahun ini. Sementara itu, tarif pengiriman dari Asia ke Eropa dan Mediterania tetap stabil, meskipun beberapa perusahaan pengiriman mencoba mengurangi kapasitas untuk menghentikan penurunan tarif yang terjadi.
Analisis Ahli
Judah Levine
Frontloading yang telah terjadi selama beberapa bulan ini cukup signifikan sehingga kemungkinan akan menekan permintaan di musim puncak dan menekan tarif lebih jauh.