Alibaba Rilis Model AI Efisien, Saham Tiongkok Melonjak Signifikan
Teknologi
Kecerdasan Buatan
06 Mar 2025
102 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Peluncuran model AI QwQ-32B oleh Alibaba menunjukkan komitmen perusahaan dalam inovasi teknologi.
Pertemuan Xi Jinping dengan pemimpin teknologi dianggap sebagai langkah positif untuk pemulihan sektor teknologi di China.
Investasi besar Alibaba dalam infrastruktur AI mencerminkan tren pertumbuhan di sektor teknologi China.
Saham Alibaba naik 7% setelah perusahaan tersebut merilis model AI QwQ-32B secara open-source. Model ini bersaing dengan model R1 dari DeepSeek dan diklaim lebih efisien dalam penggunaan energi dan biaya. Saham Alibaba telah meningkat hampir 70% tahun ini, seiring dengan kebangkitan saham teknologi di China. Kenaikan saham ini juga didorong oleh berita bahwa Alibaba bekerja sama dengan Apple untuk fitur AI di iPhone di China, serta pertemuan pemimpin China, Xi Jinping, dengan para pemimpin teknologi.
Alibaba berencana menginvestasikan setidaknya 380 miliar yuan (sekitar Rp 885.10 triliun ($53 miliar) ) dalam infrastruktur cloud computing dan AI selama tiga tahun ke depan. Model QwQ-32B yang baru dirilis memiliki satu per lima dari jumlah parameter dibandingkan dengan DeepSeek-R1, menjadikannya sangat efisien. Model ini kini tersedia secara open-source di platform seperti Hugging Face, yang memungkinkan siapa saja untuk menggunakannya secara gratis.
Analisis Ahli
Frank He
DeepSeek mendorong capex cloud di China dengan permintaan pengguna yang tumbuh, dan model AI kian banyak digunakan oleh perusahaan dan pemerintah.Goldman Sachs Analysts
DeepSeek R1 telah mengubah narasi teknologi China dengan reli yang lebih berkelanjutan karena didorong oleh inovasi, bukan hanya stimulus.