Euro Menguat Signifikan, Strategi Bank Besar Terbukti Benar Melawan Pesimisme Pasar
Bisnis
Ekonomi Makro
06 Mar 2025
279 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Euro mengalami lonjakan nilai yang signifikan terhadap dolar setelah janji pengeluaran pertahanan.
Beberapa bank besar telah mengubah prediksi mereka mengenai nilai tukar euro.
Ada potensi pertumbuhan lebih lanjut untuk euro jika situasi di Ukraina membaik.
Euro mengalami kenaikan yang signifikan, membuktikan bahwa beberapa ahli strategi yang percaya euro tidak akan jatuh ke nilai paritas dengan dolar AS ternyata benar. Dalam sepekan terakhir, euro naik 4% menjadi Rp 1.80 juta ($1,08) , setelah sebelumnya hampir mencapai Rp 1.69 juta ($1,01) . Beberapa bank, seperti Morgan Stanley dan Commerzbank, telah memperkirakan bahwa euro bisa mencapai Rp 1.79 juta ($1,07) hingga Rp 1.80 juta ($1,08) dalam waktu dekat, terutama setelah adanya janji dari Jerman dan Uni Eropa untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan dan infrastruktur.
Namun, meskipun ada optimisme, beberapa analis tetap berhati-hati. Mereka memperkirakan bahwa euro mungkin akan berakhir tahun ini dengan nilai lebih rendah, sekitar Rp 1.75 juta ($1,05) . Ada juga risiko dari kebijakan Bank Sentral Eropa yang mungkin akan menurunkan suku bunga, yang bisa mempengaruhi nilai euro ke depannya. Meskipun ada potensi kenaikan, banyak yang percaya bahwa dolar AS juga memiliki kekuatan yang cukup untuk tetap bersaing.
Analisis Ahli
Michael Pfister
Pasar euro telah bergerak lebih cepat dari perkiraan kami, menunjukkan bahwa ada momentum kuat di balik penguatan euro saat ini.Valentin Marinov
Perkembangan terbaru menambah risiko kenaikan nilai tukar euro, namun pertumbuhan ini bisa melambat karena sebagian besar risiko sudah tercermin di harga saat ini.