Air France-KLM Raih Pendapatan Naik Tapi Laba Menurun di 2024
Bisnis
Ekonomi Makro
06 Mar 2025
280 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Air France-KLM mengalami pertumbuhan pendapatan yang signifikan berkat permintaan penumpang yang kuat.
KLM menghadapi tantangan biaya yang meningkat meskipun pendapatannya meningkat.
Perusahaan berkomitmen untuk keberlanjutan dan pembaruan armada sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Air France-KLM melaporkan bahwa pendapatannya meningkat 4,8% pada tahun 2024 menjadi €31,5 miliar. Meskipun pendapatan naik, laba bersih perusahaan turun menjadi €489 juta, yang merupakan penurunan signifikan. Permintaan penumpang, terutama untuk kabin premium, dan pasar Atlantik Utara menjadi faktor utama pertumbuhan pendapatan. Selain itu, divisi kargo perusahaan juga menunjukkan kinerja yang baik, didorong oleh permintaan dari Asia dan peningkatan pesanan e-commerce.
Di sisi lain, KLM mengalami penurunan hasil operasional sebesar €234 juta menjadi €416 juta, meskipun pendapatannya meningkat 5,4%. Kenaikan biaya peralatan, biaya bandara, dan biaya tenaga kerja menjadi tantangan bagi perusahaan. KLM berencana untuk meningkatkan laba operasionalnya dan mencapai margin keuntungan 8% antara tahun 2026 dan 2028. CEO KLM, Marjan Rintel, optimis bahwa rencana mereka akan membantu memperbaiki operasi dan keuangan perusahaan dalam jangka panjang.
Analisis Ahli
Benjamin Smith
Dengan tetap fokus pada pelayanan premium dan keberlanjutan, Air France-KLM akan mampu mempertahankan daya saing sambil memperbaiki efisiensi operasional di tengah tantangan industri penerbangan global.Marjan Rintel
KLM harus cepat menyesuaikan biaya agar bisa mendukung investasi di masa depan, terutama terkait pembaruan armada dan peningkatan layanan kelas premium, demi menjaga profitabilitas yang sehat.