Google Uji Mesin Pencari Baru dengan Ringkasan AI Gantikan 10 Tautan Biru
Teknologi
Kecerdasan Buatan
06 Mar 2025
249 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Google meluncurkan AI Mode yang menghilangkan tautan biru klasik dalam pencarian.
Fitur baru ini tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium dengan biaya bulanan.
Gugatan Chegg menunjukkan kekhawatiran tentang dampak AI terhadap konten asli dan penerbit.
Google baru saja meluncurkan versi eksperimen dari mesin pencarinya yang menghilangkan 10 tautan biru klasik dan menggantinya dengan ringkasan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Fitur baru ini tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium, yang merupakan paket berlangganan seharga Rp 33.38 juta ($19,99) per bulan. Pengguna dapat mengakses mode AI ini dengan mengklik tab "AI Mode" di halaman hasil pencarian. Dalam mode ini, pengguna akan melihat ringkasan AI yang lebih lengkap dengan tautan ke halaman web yang dikutip, dan mereka dapat mengajukan pertanyaan lanjutan.
Google menggunakan model AI khusus bernama Gemini 2.0 untuk meningkatkan kemampuan pencarian, terutama untuk pertanyaan yang lebih kompleks. Meskipun Google menghasilkan pendapatan besar dari iklan pencarian, mereka menghadapi tantangan dari pesaing lain yang menggunakan AI, seperti OpenAI yang didukung Microsoft. Selain itu, perusahaan pendidikan Chegg telah menggugat Google, mengklaim bahwa ringkasan AI mengurangi permintaan untuk konten asli dan merugikan penerbit.
Analisis Ahli
Robby Stein
Mengatakan bahwa banyak pengguna profesional ingin mendapatkan jawaban AI untuk lebih banyak pencarian mereka, menggambarkan fokus Google pada pengalaman pencarian yang lebih cerdas dan interaktif.Ruth Porat
Menyampaikan bahwa integrasi AI ke dalam pencarian adalah taruhan terbesar Google, menandai pentingnya AI sebagai penggerak utama bisnis masa depan Google.

