Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Google Uji Mesin Pencari Baru dengan Ringkasan AI Gantikan 10 Tautan Biru

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
06 Mar 2025
207 dibaca
1 menit
Google Uji Mesin Pencari Baru dengan Ringkasan AI Gantikan 10 Tautan Biru

AI summary

Google meluncurkan AI Mode yang menghilangkan tautan biru klasik dalam pencarian.
Fitur baru ini tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium dengan biaya bulanan.
Gugatan Chegg menunjukkan kekhawatiran tentang dampak AI terhadap konten asli dan penerbit.
Google baru saja meluncurkan versi eksperimen dari mesin pencarinya yang menghilangkan 10 tautan biru klasik dan menggantinya dengan ringkasan yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI). Fitur baru ini tersedia untuk pelanggan Google One AI Premium, yang merupakan paket berlangganan seharga $19,99 per bulan. Pengguna dapat mengakses mode AI ini dengan mengklik tab "AI Mode" di halaman hasil pencarian. Dalam mode ini, pengguna akan melihat ringkasan AI yang lebih lengkap dengan tautan ke halaman web yang dikutip, dan mereka dapat mengajukan pertanyaan lanjutan.Google menggunakan model AI khusus bernama Gemini 2.0 untuk meningkatkan kemampuan pencarian, terutama untuk pertanyaan yang lebih kompleks. Meskipun Google menghasilkan pendapatan besar dari iklan pencarian, mereka menghadapi tantangan dari pesaing lain yang menggunakan AI, seperti OpenAI yang didukung Microsoft. Selain itu, perusahaan pendidikan Chegg telah menggugat Google, mengklaim bahwa ringkasan AI mengurangi permintaan untuk konten asli dan merugikan penerbit.

Experts Analysis

Robby Stein
Mengatakan bahwa banyak pengguna profesional ingin mendapatkan jawaban AI untuk lebih banyak pencarian mereka, menggambarkan fokus Google pada pengalaman pencarian yang lebih cerdas dan interaktif.
Ruth Porat
Menyampaikan bahwa integrasi AI ke dalam pencarian adalah taruhan terbesar Google, menandai pentingnya AI sebagai penggerak utama bisnis masa depan Google.
Editorial Note
Penghapusan tautan biru klasik oleh Google adalah langkah radikal yang memperlihatkan ambisi perusahaan dalam mendominasi era baru pencarian berbasis AI, meski berisiko menimbulkan ketegangan dengan penerbit konten. Keberhasilan fitur ini sangat bergantung pada kemampuan AI untuk memberikan informasi yang akurat dan relevan, sekaligus menjaga transparansi dan kepercayaan pengguna.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.