Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Menguat Setelah Isyarat Pelonggaran Tarif dan Target Ekonomi China 2025

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
05 Mar 2025
146 dibaca
1 menit
Pasar Menguat Setelah Isyarat Pelonggaran Tarif dan Target Ekonomi China 2025

Rangkuman 15 Detik

Pernyataan mengenai pengurangan tarif dapat mempengaruhi pasar saham secara positif.
Tiongkok berkomitmen untuk mendukung ekonominya dengan menetapkan target pertumbuhan yang stabil.
Perubahan kebijakan fiskal Jerman menunjukkan pergeseran signifikan dalam pendekatan pengeluaran pemerintah.
Pasar saham mengalami kenaikan setelah Sekretaris Perdagangan AS, Howard Lutnick, menyatakan bahwa pemerintah Trump mungkin akan mengurangi beberapa tarif. Saham Hong Kong mengalami lonjakan karena target pertumbuhan ekonomi China yang diperkirakan sekitar 5% untuk 2025, yang memicu harapan akan lebih banyak stimulus dari pemerintah China. Meskipun pasar saham AS mengalami volatilitas, ada harapan bahwa pemerintah AS akan mencari kesepakatan terkait tarif dengan Kanada dan Meksiko. Di Eropa, Jerman mengumumkan rencana untuk meningkatkan pengeluaran untuk pertahanan dan infrastruktur, yang menyebabkan euro menguat. Sementara itu, Bank of Japan mengindikasikan bahwa suku bunga tetap akan naik secara bertahap. Di sisi lain, harga minyak turun, dan harga emas stabil mendekati rekor tertinggi. Pasar terus dipengaruhi oleh berita-berita terbaru dan pernyataan dari para pemimpin dunia.

Analisis Ahli

Vey-Sern Ling
Target pertumbuhan yang robust dan fokus pada sektor penting seperti ketenagakerjaan serta pasar saham adalah langkah tepat bagi China dalam mengamankan stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.
Tomo Kinoshita
Pasar saat ini lebih mengantisipasi kesepakatan daripada dampak inflasi dari tambahan tarif, menunjukkan keyakinan investor terhadap negosiasi perdagangan yang positif.
Siguo Chen
Tidak adanya kejutan kebijakan dari China memberi dukungan stabil untuk pasar saham domestik selama perkembangan kebijakan dari negara lain tetap terkendali.