Trump Tolak Subsidi Chip 52 Miliar, Usul Dana untuk Kurangi Utang Negara
Finansial
Kebijakan Fiskal
05 Mar 2025
187 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Donald Trump menyerukan penghentian program subsidi semikonduktor.
Chips Act telah menarik investasi besar dari perusahaan-perusahaan teknologi.
Trump mengusulkan penggunaan sisa dana untuk mengurangi utang.
Presiden Donald Trump meminta agar program subsidi semikonduktor senilai Rp 868.40 triliun ($52 miliar) dihentikan. Program ini telah mendorong lebih dari Rp 6.68 quadriliun ($400 miliar) investasi dari perusahaan-perusahaan besar seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. dan Intel Corp. Dalam pidatonya di depan Kongres, Trump menyarankan agar sisa dana dari program tersebut digunakan untuk mengurangi utang atau keperluan lainnya.
Trump berpendapat bahwa dana yang ada sebaiknya dialokasikan untuk hal-hal yang lebih penting, seperti mengurangi utang negara. Program subsidi ini, yang dikenal sebagai Chips Act, bertujuan untuk meningkatkan produksi semikonduktor di Amerika Serikat, tetapi Trump merasa bahwa dana tersebut sebaiknya digunakan dengan cara yang berbeda.
Analisis Ahli
Ekonom Teknologi
Menghentikan subsidi semikonduktor justru bisa menghambat kemajuan teknologi dan membuat AS semakin tergantung pada pasokan asing di masa depan.