Dampak Tarif AS Terhadap Petani dan Ekspor Pertanian Amerika
Bisnis
Ekonomi Makro
05 Mar 2025
51 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baru yang diterapkan oleh Trump dapat berdampak negatif pada sektor pertanian AS.
Petani di AS sudah mengalami kerugian dan tarif tambahan dapat memperburuk situasi mereka.
Retaliatory tariffs dari Kanada dan Cina dapat mengurangi pasar ekspor untuk produk pertanian AS.
Presiden AS Donald Trump baru saja menerapkan tarif baru pada barang-barang dari Kanada, Meksiko, dan China, yang dapat berdampak negatif pada sektor ekspor pertanian AS yang bernilai Rp 3.19 quadriliun ($191 miliar) . Tarif ini, yang mencapai 25% untuk barang dari Meksiko dan Kanada serta 20% untuk barang dari China, memicu perang dagang dengan negara-negara yang menjadi pembeli utama produk pertanian AS. Kelompok petani memperingatkan bahwa tarif ini akan meningkatkan biaya, terutama untuk pupuk yang sebagian besar diimpor dari Kanada, dan dapat membuat petani kesulitan karena harga hasil pertanian yang rendah.
Petani di AS sudah mengalami kerugian selama tiga tahun berturut-turut, dan tarif baru ini dapat memperburuk keadaan. Sekretaris Pertanian AS, Brooke Rollins, mengatakan bahwa dia sedang berkomunikasi dengan Trump mengenai dampak ekonomi bagi petani, tetapi Trump meminta mereka untuk mempercayainya. Beberapa pengecer di Kanada bahkan telah membatalkan pesanan dari petani AS dan beralih ke pemasok dari negara lain karena kekhawatiran tentang tarif dan balasan dari negara lain.
Analisis Ahli
Zippy Duvall
Tarif baru hanya semakin menambah beban ekonomi petani yang telah merugi selama tiga tahun berturut-turut.Brooke Rollins
Meskipun ada dampak negatif, kebijakan ini dijalankan dengan pesan agar komunitas pertanian tetap percaya terhadap langkah pemerintah.