Respons Terukur Cina terhadap Tarif AS Meredakan Kekhawatiran Pasar Saham
Bisnis
Ekonomi Makro
04 Mar 2025
93 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Reaksi pasar terhadap tarif AS menunjukkan bahwa investor optimis meskipun ada ketegangan perdagangan.
Kongres Rakyat Nasional diharapkan akan menghasilkan kebijakan fiskal yang mendukung ekonomi Tiongkok.
Tiongkok memilih untuk tidak menerapkan tarif yang lebih luas, menunjukkan keinginan untuk bernegosiasi.
Saham-saham China mengalami penurunan, tetapi kemudian pulih sedikit setelah investor melihat respons China terhadap tarif yang dikenakan oleh Donald Trump sebagai langkah yang terukur. China mengenakan tarif hingga 15% pada ekspor AS, terutama pada produk pertanian, tetapi tidak mengambil tindakan yang lebih luas terhadap sektor teknologi atau otomotif. Hal ini menunjukkan bahwa China masih membuka peluang untuk negosiasi, sehingga pasar saham tidak mengalami penurunan yang lebih besar.
Selain itu, pertemuan Kongres Rakyat Nasional China yang akan datang diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang mendukung perekonomian, termasuk peningkatan defisit anggaran untuk mengatasi masalah deflasi dan krisis properti. Meskipun ada ketegangan perdagangan dengan AS, banyak investor di China tetap optimis, terutama karena saham teknologi mengalami kenaikan yang signifikan.
Analisis Ahli
Billy Leung
Tindakan Cina yang tidak agresif dalam menambah tarif menunjukkan mereka masih membuka ruang untuk negosiasi dan kehadiran harapan tersebut menenangkan pasar saham.Phillip Wool
Investor sudah mengantisipasi ketidakpastian perdagangan dan menganggap kebijakan fiskal Beijing sebagai kunci untuk mengatasi dampak tarif, yang menjadi faktor positif bagi pasar.