Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fed Dorong Kesabaran Atasi Inflasi Sambil Waspadai Risiko Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis
Ekonomi Makro
macro-economics (1y ago) macro-economics (1y ago)
04 Mar 2025
165 dibaca
1 menit
Fed Dorong Kesabaran Atasi Inflasi Sambil Waspadai Risiko Pertumbuhan Ekonomi

Rangkuman 15 Detik

Pendekatan sabar dalam kebijakan moneter dianggap penting untuk stabilitas ekonomi.
Risiko inflasi jangka pendek dapat mempengaruhi ekspektasi inflasi jangka panjang.
Kepercayaan konsumen yang menurun dapat menjadi indikator risiko terhadap pertumbuhan ekonomi.
Presiden Federal Reserve St. Louis, Alberto Musalem, mengatakan bahwa ia sedang memantau ekspektasi inflasi jangka panjang dan risiko penurunan pertumbuhan ekonomi. Ia berpendapat bahwa pendekatan kebijakan moneter yang sabar akan membantu mencapai lapangan kerja maksimum, stabilitas harga, dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Musalem juga menyebutkan bahwa jika inflasi tetap di atas target 2% atau ekspektasi inflasi jangka panjang meningkat, maka kebijakan moneter yang lebih ketat mungkin diperlukan. Musalem memperingatkan tentang pelajaran dari tahun 1970-an ketika konsumen tidak percaya bahwa Federal Reserve dapat menurunkan inflasi, yang membuat inflasi semakin sulit diatasi. Ia mencatat bahwa meskipun ada peningkatan ekspektasi inflasi jangka pendek, ekspektasi inflasi jangka panjang tetap stabil. Selain itu, data terbaru menunjukkan bahwa pengeluaran konsumen dan pasar perumahan lebih lemah dari yang diharapkan, yang dapat menambah risiko penurunan pertumbuhan ekonomi.

Analisis Ahli

Alberto Musalem
Kebijakan yang sabar dan pengawasan ketat terhadap ekspektasi inflasi sangat krusial agar kami tidak terjebak dalam siklus inflasi yang sulit dikendalikan seperti di era 1970-an.
Jeff Schmid
Dengan inflasi yang mencapai titik tertinggi dalam 40 tahun terakhir, penting untuk tetap waspada dan tidak menurunkan kewaspadaan terhadap kebijakan moneter yang tepat.