ECB Hadapi Ketidakpastian Besar dalam Putusan Pemotongan Suku Bunga Lagi
Bisnis
Ekonomi Makro
03 Mar 2025
12 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
ECB diperkirakan akan memotong suku bunga lagi, tetapi ada ketidakpastian mengenai langkah selanjutnya.
Dampak tarif AS terhadap Eropa dan situasi di Ukraina dapat mempengaruhi kebijakan moneter ECB.
Proyeksi pertumbuhan ekonomi Eropa mungkin akan direvisi turun dalam pertemuan mendatang.
Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan menurunkan suku bunga lagi pada hari Kamis, tetapi investor merasa tidak yakin tentang langkah selanjutnya. Setelah lima kali penurunan suku bunga sejak Juni, para pembuat kebijakan mulai terbagi pendapat tentang seberapa cepat mereka akan melanjutkan pemotongan suku bunga. Mereka diperkirakan akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 2,50%. Namun, ada kekhawatiran tentang dampak tarif baru dari AS dan situasi di Ukraina yang dapat mempengaruhi ekonomi Eropa.
Selain itu, para ekonom memperkirakan bahwa jika terjadi gencatan senjata di Ukraina, hal itu mungkin akan sedikit mendukung ekonomi dan menurunkan harga energi. Namun, dampak dari tarif AS diperkirakan akan lebih besar. Proyeksi pertumbuhan ekonomi Eropa kemungkinan akan diturunkan, sementara proyeksi inflasi mungkin sedikit meningkat karena harga energi yang naik. Para pembuat kebijakan ECB harus mempertimbangkan semua faktor ini saat membuat keputusan tentang suku bunga di masa depan.
Analisis Ahli
Guy Miller
Pemotongan suku bunga tidak lagi bisa dilakukan secara otomatis, menunjukkan pergeseran sikap ECB terhadap kebijakan yang lebih selektif.Carsten Brzeski
Penilaian kondisi pembiayaan dan sikap ECB terhadap tingkat kebijakan yang restriktif atau netral akan menjadi indikator penting dalam pernyataan resmi.Isabel Schnabel
Masih ada keraguan apakah kebijakan ECB benar-benar masih bersifat restriktif, yang memengaruhi tekanan untuk memperlambat pemotongan suku bunga.Mario Centeno
Inflasi yang jatuh di bawah target akibat ekonomi yang lemah mungkin mendorong ECB untuk menunggu dan menilai ulang kebijakan lebih lanjut.Holger Schmeiding
Gencatan senjata Ukraina diperkirakan berdampak marginal terhadap kebijakan ECB, sementara risiko tarif lebih dominan.Barclays
Kenaikan pengeluaran fiskal akibat pertahanan bisa mengurangi kebutuhan pemotongan suku bunga lebih lanjut.Citi
Biaya pinjaman jangka panjang yang lebih tinggi mungkin justru menuntut pemotongan suku bunga yang lebih agresif.