Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Manufaktur China Kembali Ekspansi Didukung Stimulus di Tengah Tekanan Tarif AS

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
01 Mar 2025
33 dibaca
1 menit
Manufaktur China Kembali Ekspansi Didukung Stimulus di Tengah Tekanan Tarif AS

AI summary

Aktivitas manufaktur Tiongkok menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan PMI di atas 50.
Tiongkok menghadapi tantangan dalam menghidupkan kembali permintaan domestik dan mengatasi pengangguran.
Kebijakan tarif yang diterapkan oleh AS dapat mempengaruhi ekonomi Tiongkok dan kebijakan stimulus yang diambil.
Aktivitas manufaktur di China mengalami peningkatan pada bulan Februari, menurut survei resmi. Indeks Manajer Pembelian (PMI) resmi mencapai 50,2, yang merupakan angka tertinggi dalam tiga bulan, dibandingkan dengan 49,1 pada bulan Januari. Angka di atas 50 menunjukkan pertumbuhan, dan ini menunjukkan bahwa langkah-langkah stimulus dari pemerintah China mulai membantu pemulihan ekonomi yang tidak merata. Meskipun ekonomi China mencapai target pertumbuhan sekitar 5% untuk tahun 2024, ada kekhawatiran tentang permintaan yang lambat dan tingginya angka pengangguran.Pemerintah China diharapkan akan melanjutkan target pertumbuhan yang sama tahun ini dan mengumumkan langkah-langkah stimulus baru pada pertemuan tahunan parlemen yang dimulai pada 5 Maret. Selain itu, dukungan untuk sektor properti yang sedang kesulitan dan pengembang lokal yang berutang juga mungkin akan diumumkan. Para analis memperkirakan bahwa PMI sektor swasta Caixin akan meningkat menjadi 50,3, menunjukkan harapan untuk perbaikan lebih lanjut dalam ekonomi.

Experts Analysis

Kenneth Rogoff (Ekonom Harvard)
Stimulus fiskal dan moneter yang cepat diperlukan karena tekanan perdagangan global dapat memperlambat pertumbuhan jangka panjang. Ketergantungan China pada ekspor membuat mereka sangat rentan terhadap kebijakan tarif AS.
Editorial Note
Meskipun PMI menunjukkan sedikit perbaikan, tantangan dari tekanan eksternal dan lemahnya konsumsi domestik tetap menjadi penghambat utama. Kebijakan stimulus yang diwacanakan harus segera diimplementasikan secara agresif agar pemulihan tidak stagnan dan dapat menjaga stabilitas ekonomi China.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.