Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

S&P 500 Naik di Akhir Februari Didukung Oleh Energi dan AI Meski Geopolitik Memanas

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
01 Mar 2025
264 dibaca
1 menit
S&P 500 Naik di Akhir Februari Didukung Oleh Energi dan AI Meski Geopolitik Memanas

Rangkuman 15 Detik

S&P 500 mengalami lonjakan pada akhir Februari meskipun ada kekhawatiran geopolitik.
AES menunjukkan pertumbuhan yang kuat berkat permintaan dari pusat data AI.
NetApp mengalami penurunan saham yang signifikan setelah laporan pendapatan yang mengecewakan.
Pada hari Jumat, 28 Februari, indeks S&P 500 naik 1,6% karena investor mengabaikan kekhawatiran geopolitik dan mengurangi kerugian bulanannya. Perusahaan penyedia energi, AES, memimpin kenaikan saham setelah mengeluarkan proyeksi positif yang didorong oleh permintaan dari pusat data AI. Meskipun ada laporan inflasi yang menunjukkan penurunan tekanan harga, pasar sempat berfluktuasi setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy yang dapat mempengaruhi kesepakatan hak mineral dengan Rusia. Saham-saham lain yang mengalami kenaikan termasuk Edison International dan Erie Indemnity, sementara NetApp, yang merupakan mitra Nvidia, mengalami penurunan 15,6% setelah pendapatannya tidak memenuhi ekspektasi. HP dan Dell juga mengalami penurunan saham karena kekhawatiran tentang tarif dari China dan proyeksi penjualan yang lebih rendah. Meskipun ada beberapa perusahaan yang berhasil, secara keseluruhan, indeks utama masih mencatat kerugian untuk bulan Februari.

Analisis Ahli

Janet Yellen
Pasar saham sedikit stabil karena data inflasi yang lebih baik dari perkiraan, tapi risiko geopolitik harus tetap diawasi oleh investor dan pembuat kebijakan.
Elon Musk
Permintaan tinggi untuk pusat data AI menunjukkan arah positif inovasi teknologi, meskipun risiko perdagangan global harus dikelola dengan hati-hati.
Mohamed El-Erian
Volatilitas pasar bisa meningkat jika ketegangan antara AS, Ukraina, dan Rusia memburuk, namun sektor energi dan teknologi memberi peluang pertumbuhan yang menarik bagi investor.