Mengapa Trump Kini Memberi Ruang untuk Federal Reserve Meski Pernah Mengkritik Keras
Bisnis
Ekonomi Makro
28 Feb 2025
281 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Trump menunjukkan sikap lebih tenang terhadap Federal Reserve dibandingkan dengan masa jabatannya yang pertama.
Scott Bessent berperan penting dalam mengarahkan kebijakan ekonomi dan menjaga hubungan baik dengan Fed.
Kondisi ekonomi saat ini membuat Trump lebih berhati-hati dalam mengkritik kebijakan moneter untuk menghindari dampak negatif pada pasar.
Artikel ini membahas bagaimana Presiden Donald Trump, yang dikenal sering mengkritik Federal Reserve (bank sentral AS), kini tampak lebih tenang terhadap lembaga tersebut. Meskipun Trump masih meminta suku bunga yang lebih rendah dan mengkritik kebijakan Fed, ia tidak lagi berusaha untuk memecat Ketua Jerome Powell dan bahkan mendukung keputusan Fed untuk mempertahankan suku bunga. Ini dianggap baik bagi investor yang khawatir tentang independensi Fed dan stabilitas pasar.
Dua alasan utama untuk sikap tenang Trump adalah pengaruh penasihatnya, seperti Menteri Keuangan Scott Bessent, yang mendorong fokus pada suku bunga jangka panjang daripada suku bunga yang ditetapkan oleh Fed, serta situasi ekonomi saat ini yang lebih stabil. Namun, jika kondisi ekonomi memburuk, Trump mungkin kembali mengkritik Fed. Selain itu, pasar keuangan juga berperan penting; jika pasar merasa kebijakan pemerintah mengganggu stabilitas, hal itu bisa mempengaruhi keputusan Trump.
Analisis Ahli
Krishna Guha
Penekanan pada suku bunga jangka panjang memberi sinyal bahwa Gedung Putih memahami pentingnya pasar obligasi dalam menentukan biaya pinjaman ekonomi nyata.Matthew Luzzetti
Kondisi ekonomi yang saat ini kuat membuat sikap tahan tangan terhadap Fed logis, tetapi pertanda kritis tetap ada bila indikator ekonomi memburuk.Mark Spindel
Intervensi kasar pemerintah terhadap Fed bisa mengguncang pasar finansial sehingga Presiden Trump cenderung menghindari risiko tersebut demi menjaga stabilitas pasar.