Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Fed Tetap Tahan Suku Bunga Sampai Inflasi Turun ke Target 2%

Bisnis
Ekonomi Makro
News Publisher
28 Feb 2025
134 dibaca
1 menit
Fed Tetap Tahan Suku Bunga Sampai Inflasi Turun ke Target 2%

AI summary

Kebijakan suku bunga Federal Reserve kemungkinan akan tetap stabil untuk saat ini.
Inflasi masih menjadi perhatian utama, dengan risiko yang dapat mempengaruhi proyeksi ke depan.
Kondisi keuangan saat ini dianggap akomodatif meskipun suku bunga tinggi.
Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland, Beth Hammack, mengatakan bahwa kebijakan suku bunga bank sentral AS kemungkinan akan tetap tidak berubah untuk sementara waktu. Dia ingin melihat bukti bahwa tekanan inflasi mulai menurun menuju target 2%. Hammack percaya bahwa pasar kerja yang sehat dan proses penurunan inflasi yang lambat memberikan kesempatan bagi mereka untuk bersabar sebelum mengambil keputusan tentang pemotongan suku bunga. Namun, dia juga memperingatkan bahwa meskipun ada harapan inflasi akan turun, ada risiko yang dapat menyebabkan inflasi tetap tinggi.Hammack, yang baru menjabat, menyatakan bahwa kebijakan saat ini tidak terlalu ketat dan kondisi keuangan secara umum masih mendukung pertumbuhan ekonomi. Dia juga percaya bahwa ekonomi AS dapat beradaptasi dengan suku bunga yang lebih tinggi tanpa mengalami kerusakan yang signifikan. Selain itu, dia menyoroti pentingnya pengawasan terhadap utang di sektor kredit swasta dan dana lindung nilai.

Experts Analysis

Michael S. Derby
Fed harus bersabar dan terus mengamati data inflasi serta pasar tenaga kerja sebelum mengambil langkah penurunan suku bunga berikutnya.
Beth Hammack
Kebijakan suku bunga saat ini hampir netral dan masih perlu waktu untuk memastikan inflasi benar-benar turun ke target tanpa menimbulkan risiko besar.
Editorial Note
Pendekatan sabar Fed menunjukkan kewaspadaan mereka terhadap ketidakpastian ekonomi yang masih tinggi dan potensi risiko inflasi. Namun, menahan suku bunga terlalu lama juga berpotensi memperpanjang tekanan inflasi jika stimulus moneter terlalu akomodatif.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.