Rolls-Royce Catat Laba Besar dan Kembali Bayar Dividen Setelah Krisis Pandemi
Finansial
Investasi dan Pasar Modal
27 Feb 2025
238 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Rolls-Royce mengalami pertumbuhan signifikan dengan kenaikan keuntungan tahunan sebesar 55%.
Perusahaan mengumumkan dividen setelah lima tahun dan memulai program pembelian kembali saham senilai 1 miliar pound.
CEO Tufan Erginbilgic berhasil mempercepat pencapaian target jangka menengah perusahaan.
Rolls-Royce, perusahaan pembuat mesin pesawat asal Inggris, melaporkan kenaikan laba tahunan sebesar 55% dan memperkirakan pertumbuhan lebih lanjut. Mereka berhasil mengurangi biaya dan meningkatkan penggunaan pesawat besar, yang membantu meningkatkan keuntungan. Rolls-Royce juga mengumumkan dividen sebesar 6 pence per saham untuk tahun 2024 dan rencana untuk membeli kembali saham senilai 1 miliar poundsterling.
CEO Rolls-Royce, Tufan Erginbilgic, menyatakan bahwa hasil yang kuat untuk tahun 2024 menunjukkan kemajuan yang telah dicapai perusahaan dalam dua tahun terakhir. Mereka kini dapat mencapai target keuntungan operasional jangka menengah lebih cepat dari yang direncanakan, dengan proyeksi keuntungan antara 3,6 miliar hingga 3,9 miliar poundsterling.
Analisis Ahli
Sarah Young (Reporter Keuangan)
Rolls-Royce menunjukkan bahwa dengan fokus kuat pada inovasi dan efisiensi operasional, perusahaan manufaktur besar dapat pulih cepat bahkan dari krisis besar seperti pandemi.Paul Sandle (Editor dan Analis Industri)
Dividen yang dikembalikan dan pembelian saham menandakan kepercayaan tinggi terhadap prospek jangka panjang perusahaan, yang telah berhasil mengatasi tantangan pasar dengan pendekatan agresif.