TLDR
Pemadaman listrik yang meluas di Chili mempengaruhi banyak sektor, termasuk industri tambang. Pemerintah Chili mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam untuk mengatasi situasi. Masyarakat menunjukkan reaksi panik dengan antrean panjang di pasar dan pom bensin. Sebuah pemadaman listrik besar di Chili menyebabkan jutaan orang kehilangan akses listrik, termasuk di area tambang tembaga yang penting. Pemerintah Chili mengumumkan keadaan darurat dan memberlakukan jam malam dari pukul 10 malam hingga 6 pagi. Banyak orang bergegas ke pasar dan pom bensin untuk membeli makanan dan bahan bakar, sementara lalu lintas di ibu kota, Santiago, macet karena lampu lalu lintas tidak berfungsi.Menteri Dalam Negeri Carolina Toha menyatakan bahwa pemadaman disebabkan oleh "putusnya" saluran transmisi dan tidak ada indikasi sabotase. Perusahaan tambang tembaga, seperti Codelco dan Anglo American, melaporkan bahwa operasi mereka terpengaruh, tetapi beberapa sistem penting masih berfungsi dengan sumber daya cadangan. Toha memperingatkan bahwa pemulihan listrik di perusahaan tambang mungkin memerlukan waktu lebih lama.