Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Tesla Rilis Versi FSD Terbatas Di China Hadapi Tantangan Regulasi Dan Data

Teknologi
Kendaraan Listrik dan Baterai
News Publisher
26 Feb 2025
1462 dibaca
1 menit
Tesla Rilis Versi FSD Terbatas Di China Hadapi Tantangan Regulasi Dan Data

TLDR

Tesla meluncurkan fitur URAA di China, tetapi dengan kemampuan yang lebih rendah dibandingkan FSD di Amerika Utara.
Kurangnya data pelatihan dan regulasi menjadi tantangan utama bagi Tesla dalam mengembangkan fitur otonomi di China.
Persaingan di pasar mobil listrik di China semakin ketat dengan kehadiran BYD dan Xiaomi yang menawarkan fitur canggih dengan harga lebih terjangkau.
Tesla mulai mengirimkan pembaruan perangkat lunak di China yang menawarkan fitur mengemudi semi-otonom yang disebut "Urban Road Autopilot Assistance" (URAA). Fitur ini mirip dengan Full Self-Driving (FSD) yang ada di Amerika Utara, tetapi tidak sekuat versi FSD di sana karena kurangnya data pelatihan tentang jalan dan aturan lalu lintas di China. Pembaruan ini hanya tersedia untuk kendaraan dengan perangkat keras terbaru dan akan diluncurkan secara bertahap.Elon Musk, pendiri Tesla, telah berusaha mendapatkan izin untuk FSD di China dan mempertimbangkan untuk membangun pusat data lokal untuk mengatasi masalah pengumpulan data. Meskipun Tesla menghadapi tantangan dari produsen mobil listrik lokal seperti BYD dan Xiaomi, yang menawarkan fitur canggih dengan harga lebih terjangkau, Tesla tetap berkomitmen untuk mengembangkan teknologi mengemudi otonomnya.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.