Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Pasar Saham Asia Tertekan oleh Ketegangan Perdagangan dan Volatilitas Global

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
25 Feb 2025
261 dibaca
1 menit
Pasar Saham Asia Tertekan oleh Ketegangan Perdagangan dan Volatilitas Global

Rangkuman 15 Detik

Kebijakan perdagangan AS yang ketat terhadap China dapat mempengaruhi pasar saham secara global.
Hasil keuangan dari perusahaan teknologi besar seperti Nvidia dapat menjadi indikator penting bagi arah pasar.
Kondisi makroekonomi yang kuat dan arus dana yang sehat dapat mendukung potensi pemulihan pasar di masa depan.
Saham di Asia diperkirakan akan mengalami kerugian besar akibat penurunan di Wall Street dan langkah-langkah terbaru dari pemerintahan Trump untuk membatasi perdagangan AS dengan China. Indeks saham di Hong Kong dan Tokyo diprediksi akan turun sekitar 2% saat dibuka, sementara saham di Shanghai dan Sydney juga diperkirakan akan menurun. Penurunan ini terjadi setelah saham-saham besar di AS, seperti Nvidia dan Microsoft, mengalami penurunan, dan ada kekhawatiran tentang kebijakan perdagangan yang lebih ketat terhadap China. Di pasar lainnya, harga minyak sedikit naik di tengah ketidakpastian geopolitik, dan harga emas mencapai rekor baru karena minat investor yang meningkat. Beberapa perusahaan besar seperti Apple dan Microsoft juga membuat berita, dengan Apple berencana untuk merekrut 20.000 pekerja baru dan Microsoft membatalkan beberapa sewa untuk pusat data. Minggu ini, beberapa data ekonomi penting dari AS akan dirilis, termasuk laporan pendapatan dari Nvidia yang diharapkan dapat mempengaruhi pasar saham.

Analisis Ahli

Chris Larkin
Fokus minggu ini pada Nvidia bisa menjadi katalis untuk pergerakan pasar, karena pasar telah sedang berkonsolidasi dalam dua bulan terakhir dan butuh momentum baru.
Mark Hackett
Ketidakpastian saat ini disebabkan oleh kebingungan investor dan periode konsolidasi alami, namun dengan latar belakang makro ekonomi yang kuat, pasar memiliki potensi untuk rebound.
Clark Bellin
Jika Nvidia melaporkan hasil yang mengesankan dan data inflasi lebih lunak dari perkiraan, saham bisa mendapat dorongan naik.