Jerman Dorong Dana Pertahanan €200 Miliar Sebelum Parlemen Baru Duduk
Finansial
Kebijakan Fiskal
25 Feb 2025
77 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Friedrich Merz berusaha untuk meningkatkan pengeluaran pertahanan Jerman.
Ada tekanan dari situasi geopolitik yang mendesak untuk memperkuat militer.
Partai Sosial Demokrat dan CDU sedang bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan sebelum parlemen baru dilantik.
Friedrich Merz, calon kanselir Jerman, sedang melakukan pembicaraan dengan Partai Sosial Demokrat (SPD) untuk menyetujui pengeluaran pertahanan khusus sebesar €200 miliar (Rp 3.51 quadriliun ($210 miliar) ). Pembicaraan ini bertujuan untuk memperbaiki militer Jerman yang dianggap sudah tua dan untuk merespons agresi Rusia. Namun, Merz menghadapi tantangan karena partai-partai kecil di parlemen baru memiliki kekuatan untuk memblokir keputusan. Mereka berusaha mencari cara untuk menghindari batasan ketat pada pinjaman pemerintah agar bisa segera menyetujui anggaran tersebut sebelum parlemen baru mulai bekerja pada 24 Maret.
Merz berencana untuk mempercepat investasi di militer Jerman dan sedang mempertimbangkan beberapa opsi, seperti membuat dana khusus untuk pengeluaran militer dan bantuan untuk Ukraina. Dia juga berencana untuk berbicara dengan pemimpin SPD, Lars Klingbeil, untuk membahas langkah selanjutnya. Sementara itu, pemimpin negara lain di Eropa juga sedang merencanakan pertemuan untuk membahas dukungan bagi Ukraina.
Analisis Ahli
Ian Kearns (European Policy Expert)
Langkah cepat seperti ini sering kali mencerminkan ketegangan antara kebutuhan pertahanan dan batasan politik domestik yang kompleks di Jerman, sehingga hasil akhirnya akan sangat bergantung pada kemampuan diplomasi internal antar partai.Ulrich Speck (Jerman dan Eropa Politik Analis)
Pembentukan dana khusus ini menandakan pergeseran penting dalam kebijakan pertahanan Jerman yang selama ini konservatif, tapi jalan di parlemen akan penuh tantangan karena oposisi kuat dari partai pinggiran.