Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Microsoft Ciptakan Qubit Topologis, Terobosan Besar untuk Komputer Kuantum

Sains
Fisika dan Kimia
Wired Wired
22 Feb 2025
17 dibaca
1 menit
Microsoft Ciptakan Qubit Topologis, Terobosan Besar untuk Komputer Kuantum

Rangkuman 15 Detik

Microsoft telah mengembangkan qubit topologis menggunakan partikel Majorana, yang dapat meningkatkan ketahanan terhadap kesalahan.
Komputer kuantum memiliki potensi untuk melakukan perhitungan yang jauh lebih cepat dibandingkan komputer klasik, terutama dalam bidang kriptografi dan simulasi.
Meskipun ada kemajuan, masih ada tantangan yang harus diatasi sebelum komputer kuantum dapat digunakan secara luas.
Peneliti di Microsoft telah menciptakan "qubit topologis" pertama yang menyimpan informasi dalam keadaan materi yang eksotis, yang bisa menjadi terobosan penting untuk komputasi kuantum. Qubit adalah unit dasar informasi dalam komputer kuantum, yang berbeda dari bit biasa karena dapat berada dalam kombinasi keadaan 0 dan 1 sekaligus. Microsoft menggunakan partikel Majorana, yang hanya ada dalam material superkonduktor topologis, untuk membangun qubit ini. Dengan cara ini, mereka berharap dapat mengurangi kesalahan yang sering terjadi pada qubit lainnya. Meskipun hasil penelitian ini menjanjikan, masih ada tantangan yang harus diatasi sebelum teknologi ini dapat digunakan secara luas. Microsoft berencana untuk terus mengembangkan dan membangun lebih banyak qubit, sambil memantau kinerja prosesor kuantum mereka dibandingkan dengan pesaing seperti IBM dan Google. Penelitian tentang perilaku partikel Majorana juga akan terus dilakukan di universitas-universitas di seluruh dunia.

Analisis Ahli

John Preskill (Fisika Teoretis dan Kuantum, Caltech)
Jika Microsoft berhasil mengimplementasikan qubit topologis secara praktis, ini bisa menjadi lompatan besar dalam komputasi kuantum karena potensi penurunan kesalahan secara drastis.
Michele Mosca (Ahli kriptografi dan kuantum, University of Waterloo)
Teknologi qubit berbasis Majorana memang memiliki potensi dalam memperbaiki stabilitas, tapi sampai alat ini dapat diuji secara menyeluruh dan independen, klaim tersebut masih harus diperlakukan dengan hati-hati.