Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Kontroversi Grok: Chatbot Elon Musk Tolak Jawab Soal Musk Dan Trump

Teknologi
Kecerdasan Buatan
News Publisher
24 Feb 2025
1438 dibaca
1 menit
Kontroversi Grok: Chatbot Elon Musk Tolak Jawab Soal Musk Dan Trump

TLDR

Grok mengalami masalah dalam memberikan informasi yang dianggap sensitif terkait Elon Musk dan Donald Trump.
Perubahan pada sistem prompt Grok dilakukan tanpa persetujuan dan dianggap tidak sesuai dengan nilai perusahaan.
xAI berkomitmen untuk menciptakan AI yang mencari kebenaran dan memahami alam semesta.
Grok adalah chatbot yang dibuat oleh xAI, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk. Baru-baru ini, Grok sempat tidak mau memberikan informasi tentang Elon Musk dan Donald Trump yang dianggap menyebarkan informasi salah. Hal ini terjadi karena seorang mantan karyawan OpenAI yang bekerja di xAI mengubah aturan internal Grok tanpa izin. Igor Babuschkin, kepala teknik xAI, menjelaskan bahwa perubahan tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan bahwa mereka percaya pengguna harus bisa melihat aturan yang digunakan Grok.Musk mengklaim bahwa Grok adalah AI yang "mencari kebenaran" dan bertujuan untuk memahami alam semesta. Namun, setelah model Grok-3 dirilis, chatbot ini menyatakan bahwa Trump, Musk, dan Wakil Presiden JD Vance sedang melakukan banyak kerugian bagi Amerika. Selain itu, para insinyur Musk juga harus campur tangan untuk menghentikan Grok dari pernyataan bahwa Musk dan Trump pantas mendapatkan hukuman mati.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.