Tarif Besar AS Pada Baja dan Aluminium Uni Eropa Picu Ketegangan Perang Dagang Baru
Bisnis
Ekonomi Makro
22 Feb 2025
161 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Tarif baja dan aluminium yang dikenakan oleh AS dapat berdampak besar pada ekspor Uni Eropa.
Uni Eropa siap untuk merespons secara cepat dan proporsional terhadap tarif yang dikenakan oleh AS.
Negosiasi antara AS dan Uni Eropa masih berlangsung untuk mencari solusi yang menguntungkan kedua belah pihak.
Uni Eropa memperkirakan bahwa tarif baja dan aluminium yang diterapkan oleh Donald Trump dapat berdampak pada ekspor mereka hingga €28 miliar (Rp 489.31 triliun ($29,3 miliar) ). Ini akan menjadi peningkatan besar dalam perang dagang antara AS dan Uni Eropa. Sebelumnya, pada tahun 2018, AS juga mengenakan tarif pada ekspor baja dan aluminium dari Uni Eropa, yang menyebabkan balasan dari pihak Eropa dengan mengenakan tarif pada produk-produk tertentu seperti sepeda motor Harley-Davidson dan jeans Levi Strauss.
Setelah adanya kesepakatan sementara pada tahun 2021, di mana AS mengurangi beberapa tarif dan Uni Eropa menangguhkan tindakan balasan, situasi kini kembali tegang. Pejabat Uni Eropa, Maros Sefcovic, telah bertemu dengan pejabat AS untuk membuka komunikasi dan menawarkan kesepakatan untuk menurunkan tarif pada barang-barang industri, termasuk mobil, untuk menghindari konflik perdagangan lebih lanjut.
Analisis Ahli
Kristalina Georgieva
Ketegangan dagang seperti ini dapat menimbulkan ketidakpastian pasar yang melumpuhkan investasi dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang di kawasan perdagangan global.Paul Krugman
Tarif besar-besaran biasanya menimbulkan dampak negatif yang luas, termasuk merugikan konsumen dan meningkatkan biaya produksi, sehingga pendekatan multilateralisme akan lebih efektif.