TLDR
Donald Trump berencana untuk menerapkan tarif baru sebagai respons terhadap pajak layanan digital di negara lain. Konsumen di AS menunjukkan kekhawatiran terhadap dampak tarif pada harga barang. Rencana untuk menggabungkan U.S. Postal Service dengan Departemen Perdagangan dapat mempengaruhi efisiensi layanan pos. Pada hari Jumat, Donald Trump mengawasi pelantikan pejabat tarif baru dan mengumumkan rencana untuk mempertimbangkan pajak layanan digital sebagai tarif. Dia berjanji akan segera menerapkan tarif timbal balik, yang berarti tarif akan dikenakan sebagai balasan terhadap pajak asing yang dikenakan pada perusahaan teknologi AS. Trump juga mengungkapkan rencananya untuk menggabungkan Pos AS ke dalam Departemen Perdagangan, yang dipimpin oleh Howard Lutnick, pejabat baru yang dilantik.Trump telah mengancam untuk mengenakan tarif 25% pada berbagai barang, termasuk mobil dan semikonduktor, dengan tenggat waktu pada 2 April. Dia juga menyebutkan bahwa tarif ini dapat membantu menyeimbangkan anggaran negara. Meskipun ada kekhawatiran dari konsumen tentang dampak tarif terhadap harga, Trump tetap optimis bahwa tarif dapat menghasilkan pendapatan besar bagi negara.