Trump dan Elon Musk Usulkan Dividen DOGE, Tapi Tantangan Besar Menghadang
Finansial
Kebijakan Fiskal
20 Feb 2025
84 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Inisiatif dividen DOGE diusulkan sebagai cara untuk memberikan pengembalian pajak kepada warga Amerika.
Tim DOGE menghadapi tantangan besar dalam mencapai penghematan yang dijanjikan untuk mendukung ide dividen.
Reaksi positif dari Trump menunjukkan dukungan politik terhadap proyek yang dipimpin oleh Musk.
Presiden Donald Trump sedang mempertimbangkan ide untuk memberikan "dividen DOGE" kepada warga Amerika, di mana mereka bisa mendapatkan pengembalian pajak tahun depan berkat penghematan yang ditemukan oleh tim Elon Musk. Trump menyatakan bahwa dividen ini mungkin bisa mencapai "banyak uang" karena tim DOGE mengklaim telah menghemat sekitar Rp 918.50 triliun ($55 miliar) . Namun, banyak analis meragukan angka tersebut, dengan beberapa memperkirakan penghematan yang sebenarnya hanya sekitar Rp 33.40 ribu ($2) hingga Rp 66.80 triliun ($4 miliar) , yang berarti dividen per orang hanya sekitar Rp 4.04 juta ($2,42) .
Musk awalnya berjanji untuk menghemat hingga Rp 33.40 quadriliun ($2 triliun) , tetapi kini menargetkan Rp 16.70 quadriliun ($1 triliun) . Namun, untuk mencapai angka tersebut, tim DOGE harus mengurangi anggaran di bagian-bagian pemerintah yang sulit, seperti Jaminan Sosial dan Medicare, yang menjadi janji Trump untuk tidak dipotong. Selain itu, ada juga rencana untuk menggunakan sebagian dari penghematan ini untuk pemotongan pajak baru. Meskipun ide dividen ini menarik, banyak tantangan yang harus dihadapi untuk mewujudkannya.
Analisis Ahli
Jessica Riedl
Penghematan yang realistis hanya sekitar 4 miliar dolar, yang berarti dividen per orang sangat kecil dan tidak berarti dalam konteks defisit keseluruhan. Untuk mencapai pengurangan defisit signifikan, pemotongan besar di program-program sosial utama akan dibutuhkan, yang sangat tidak populer.