Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Serangan Ransomware Medusa Bobol Data Sensitif HCRG, Utamakan Keamanan Siber Sekarang

Teknologi
Keamanan Siber
cyber-security (1y ago) cyber-security (1y ago)
20 Feb 2025
98 dibaca
1 menit
Serangan Ransomware Medusa Bobol Data Sensitif HCRG, Utamakan Keamanan Siber Sekarang

Rangkuman 15 Detik

HCRG Care Group mengalami pelanggaran data yang serius akibat serangan ransomware.
Kelompok Medusa mengancam untuk mempublikasikan data yang dicuri jika tebusan tidak dibayar.
HCRG terus beroperasi dan memberikan layanan kesehatan meskipun sedang menyelidiki insiden ini.
HCRG Care Group, sebuah perusahaan kesehatan besar di Inggris, sedang menyelidiki insiden keamanan siber setelah kelompok ransomware bernama Medusa mengklaim telah membobol sistem mereka dan mencuri lebih dari dua terabyte data sensitif. Data yang diduga dicuri termasuk informasi pribadi karyawan, catatan medis, dan dokumen identifikasi pemerintah seperti paspor dan akta kelahiran. HCRG, yang memiliki lebih dari 5.000 karyawan dan melayani setengah juta pasien, mengatakan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi masalah ini dan bekerja sama dengan ahli forensik eksternal. Medusa mengancam akan mempublikasikan data yang dicuri jika HCRG tidak membayar tebusan sebesar Rp 33.40 miliar ($2 juta) . Meskipun HCRG tidak mengonfirmasi bagaimana mereka dibobol, kelompok ransomware ini dikenal memanfaatkan celah keamanan pada perangkat lunak desktop jarak jauh yang tidak diperbarui. HCRG juga telah memberi tahu Kantor Komisioner Informasi Inggris dan regulator lainnya tentang pelanggaran ini.

Analisis Ahli

Brian Krebs (Jurnalis Keamanan Siber)
Serangan yang menggunakan celah perangkat lunak remote desktop menunjukkan banyak organisasi masih mengabaikan patch keamanan penting, yang sebenarnya merupakan garis pertahanan utama terhadap serangan ransomware.
Dr. Katie Moussouris (Ahli Keamanan Siber)
Insiden ini menekankan perlunya kolaborasi lebih erat antara sektor kesehatan dan badan regulasi untuk membangun protokol keamanan yang kuat dan sistem respons insiden yang efektif.