Pasar Asia Tertekan oleh Ketidakpastian Geopolitik Amerika dan Perdagangan Global
Bisnis
Ekonomi Makro
20 Feb 2025
193 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
Kebijakan luar negeri Trump dapat mempengaruhi stabilitas pasar global.
Saham teknologi Cina mengalami volatilitas setelah periode kenaikan yang signifikan.
Inflasi dan kebijakan moneter menjadi fokus utama bagi investor di seluruh dunia.
Pasar saham di Asia mengalami penurunan karena kekhawatiran tentang perubahan prioritas geopolitik AS yang dapat mempengaruhi dukungan untuk Ukraina. Saham teknologi di Hong Kong, termasuk Alibaba, juga turun setelah sebelumnya mengalami kenaikan besar. Presiden AS, Donald Trump, menekan Ukraina untuk segera mencapai kesepakatan damai dengan Rusia, yang membuat sekutu Eropa khawatir. Sementara itu, yen Jepang menguat karena spekulasi bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.
Di sisi lain, harga minyak stabil setelah naik sebelumnya, dan laporan menunjukkan bahwa Lenovo Group mencatatkan laba yang lebih baik dari perkiraan berkat pengeluaran infrastruktur AI. Pasar juga menunggu data penting dari Eropa dan AS, termasuk indeks kepercayaan konsumen dan klaim pengangguran. Secara keseluruhan, pasar global sedang menghadapi ketidakpastian yang tinggi akibat situasi geopolitik dan kebijakan ekonomi.
Analisis Ahli
Charu Chanana
Pasar semakin khawatir dengan pendekatan Presiden Trump dalam konflik Rusia-Ukraina yang bisa berujung pada hasil yang merugikan secara geopolitik dan ekonomi.Ben Powell
Kondisi dunia yang sangat terfragmentasi menciptakan tantangan signifikan bagi stabilitas pasar dan kebijakan ekonomi global.