HSBC Pangkas Karyawan dan Biaya, CEO Dapat Bonus Besar di 2024
Finansial
Perbankan dan Layanan Keuangan
19 Feb 2025
206 dibaca
1 menit
Rangkuman 15 Detik
HSBC mengalami pengurangan jumlah karyawan sebesar 3% pada tahun 2024.
CEO baru HSBC, Georges Elhedery, berfokus pada pengurangan biaya dan peningkatan profitabilitas di Asia.
Kompensasi CEO HSBC meningkat seiring dengan penghapusan batasan bonus di Inggris.
HSBC, bank besar yang berfokus di Asia, melaporkan bahwa jumlah karyawan mereka turun 3% pada tahun lalu. Meskipun jumlah bonus untuk karyawan hampir tidak berubah, CEO baru mereka, Georges Elhedery, berfokus pada pengurangan biaya dan restrukturisasi perusahaan. Total bonus yang diberikan mencapai Rp 63.46 triliun ($3,80 miliar) , sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Elhedery juga menerima kompensasi total sebesar £5,4 juta (Rp 113.56 miliar ($6,8 juta) ) untuk tahun 2024, dan bisa mendapatkan hingga £15,2 juta (Rp 320.64 miliar ($19,2 juta) ) tahun ini.
Jumlah karyawan HSBC kini mencapai 220.928, turun dari 227.552 pada tahun 2023. Bank ini juga menghabiskan Rp 336.50 triliun ($20,15 miliar) untuk gaji dan tunjangan karyawan, sedikit lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Sebagai bagian dari restrukturisasi, HSBC menggabungkan beberapa bisnis perbankan dan baru-baru ini memotong 40 karyawan di Hong Kong.
Analisis Ahli
Martin Wolf (Chief Economics Commentator, Financial Times)
Penghapusan batasan bonus dapat memacu talenta terbaik namun juga berisiko menimbulkan ketidakpuasan di kalangan staf yang lebih rendah. Ini menandai perubahan signifikan dalam dinamika pengelolaan biaya di sektor perbankan global.