Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Maskapai Timur Tengah Siapkan Pembelian Ratusan Pesawat Baru untuk Perkuat Armada

Finansial
Investasi dan Pasar Modal
investment-and-capital-markets (1y ago) investment-and-capital-markets (1y ago)
18 Feb 2025
107 dibaca
1 menit
Maskapai Timur Tengah Siapkan Pembelian Ratusan Pesawat Baru untuk Perkuat Armada

Rangkuman 15 Detik

Maskapai penerbangan di Timur Tengah berencana untuk memperbarui armada mereka dengan pesanan besar.
Boeing dan Airbus menghadapi tantangan dalam memenuhi permintaan pesawat baru.
Timur Tengah menjadi pasar yang semakin penting bagi industri penerbangan global.
Beberapa maskapai penerbangan besar di Timur Tengah sedang bersiap untuk membeli ratusan pesawat baru setelah tidak banyak melakukan pemesanan tahun lalu. Maskapai seperti Flydubai berencana untuk membeli setidaknya 200 pesawat jet sempit dan 100 opsi tambahan, sementara Etihad Airways sedang dalam pembicaraan untuk 40 pesawat besar. Qatar Airways juga berencana untuk memesan sekitar 230 pesawat, dan Gulf Air sedang mempertimbangkan sekitar 10 pesawat besar. Dengan semua rencana ini, Airbus dan Boeing diperkirakan akan menerima setidaknya 500 pesanan dari kawasan ini tahun ini. Timur Tengah telah menjadi sumber bisnis yang penting bagi produsen pesawat, terutama karena permintaan perjalanan jarak jauh yang tinggi. Meskipun Amerika Utara masih menjadi penyumbang keuntungan terbesar untuk industri penerbangan global, Timur Tengah menunjukkan kinerja keuangan yang kuat. Beberapa maskapai, seperti Flydubai, mengalami keterlambatan pengiriman pesawat dari Boeing dan Airbus, yang memaksa mereka untuk menyesuaikan rencana penerbangan. Maskapai lain, seperti Emirates, juga memiliki pesanan besar tetapi belum mengumumkan kebutuhan pesawat baru.

Analisis Ahli

John Leahy (mantan COO Airbus)
Pasar Timur Tengah sangat penting bagi pertumbuhan jangka panjang Airbus, dan penundaan produksi harus diantisipasi dengan kolaborasi erat antara maskapai dan pabrikan.
Captain Chesley 'Sully' Sullenberger (pakar penerbangan)
Investasi maskapai di armada baru yang lebih efisien dan modern memperlihatkan adaptasi positif terhadap permintaan perjalanan udara yang terus meningkat.