AI summary
Integrasi model DeepSeek ke dalam platform keuangan dapat mengubah cara broker dan manajer investasi beroperasi. Adopsi AI di industri keuangan diperkirakan akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Perusahaan-perusahaan keuangan di China sedang berusaha untuk memanfaatkan data yang sebelumnya tidak terpakai dengan bantuan AI. Tiger Brokers, sebuah perusahaan pialang online, baru-baru ini mengintegrasikan model DeepSeek-R1 ke dalam chatbot AI mereka yang bernama TigerGPT. Langkah ini diambil karena banyak pialang dan manajer investasi di Tiongkok berusaha memanfaatkan terobosan kecerdasan buatan (AI) dari DeepSeek untuk meningkatkan cara mereka melakukan riset, mengelola risiko, dan membuat keputusan investasi. Dengan menggunakan model ini, Tiger Brokers berharap dapat membantu pelanggan mereka dalam menganalisis data keuangan dan membuat keputusan perdagangan yang lebih baik.DeepSeek telah menarik perhatian banyak perusahaan keuangan di Tiongkok, dengan lebih dari 20 pialang dan manajer investasi yang mulai mengadopsi teknologi ini. Menurut UBS, penggunaan AI di industri keuangan diperkirakan akan meningkatkan pengeluaran IT sebesar 24% dalam lima tahun ke depan. Dengan kemampuan baru yang ditawarkan oleh DeepSeek, perusahaan-perusahaan ini berharap dapat memanfaatkan data yang sebelumnya tidak terpakai untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam bisnis mereka.
Teknologi AI buatan lokal seperti DeepSeek menandai kemajuan penting dalam kemandirian inovasi Tiongkok di bidang finansial. Jika terus didukung dengan standarisasi data dan kolaborasi erat antara pengembang dan institusi finansial, potensi transformasi digital sektor keuangan sangat besar dan berkelanjutan.