Korea Selatan Siapkan 10.000 GPU Demi Perkuat Pusat AI Nasional 2024
Teknologi
Kecerdasan Buatan
17 Feb 2025
28 dibaca
1 menit

Rangkuman 15 Detik
Korea Selatan berusaha untuk memperkuat posisinya dalam perlombaan AI dengan mengamankan GPU.
Regulasi baru AS mempengaruhi pasar GPU global dan membagi negara-negara berdasarkan akses terhadap teknologi.
Perusahaan seperti OpenAI dan DeepSeek sedang berinovasi untuk bersaing dalam industri AI.
Menteri Keuangan Korea Selatan, Choi Sang-mok, mengumumkan rencana untuk mengamankan 10.000 unit GPU (Graphics Processing Unit) berkinerja tinggi tahun ini. Langkah ini diambil untuk bersaing dalam perlombaan AI global yang semakin ketat. Pemerintah Korea Selatan berencana bekerja sama dengan sektor swasta untuk mempersiapkan pusat komputasi AI nasional. Sementara itu, pemerintah AS baru saja mengeluarkan regulasi yang membatasi ekspor chip AI, yang dapat mempengaruhi akses negara lain terhadap teknologi ini.
Korea Selatan termasuk dalam sekitar 18 negara yang dibebaskan dari pembatasan tersebut, sementara 120 negara lainnya akan menghadapi batasan. Perusahaan chip AS, Nvidia, saat ini menguasai sekitar 80% pasar GPU global. Di sisi lain, OpenAI, yang didukung oleh Microsoft, sedang mengembangkan chip AI sendiri untuk mengurangi ketergantungan pada Nvidia. Selain itu, muncul juga startup asal China, DeepSeek, yang menggunakan model AI untuk meningkatkan efisiensi komputasi, yang dapat menutup kesenjangan dengan prosesor AI yang lebih kuat dari AS.
Analisis Ahli
Andrew Ng
Penguatan infrastruktur AI nasional adalah kunci untuk menjaga daya saing negara di era digital, dan upaya Korea Selatan ini menunjukkan pemahaman yang tepat terhadap pentingnya investasi teknologi tingkat lanjut.Fei-Fei Li
Menggabungkan kemampuan hardware dengan pengembangan ekosistem AI yang inklusif dan kolaboratif adalah cara terbaik untuk mendorong inovasi berkelanjutan dan mengatasi tantangan global dalam AI.

