Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Inflasi Inggris Melonjak, Bank of England Waspadai Potensi Risiko Ekonomi

Finansial
Kebijakan Fiskal
News Publisher
16 Feb 2025
16 dibaca
1 menit
Inflasi Inggris Melonjak, Bank of England Waspadai Potensi Risiko Ekonomi

AI summary

Inflasi di Inggris menunjukkan tanda-tanda peningkatan yang mempengaruhi kebijakan moneter.
Kebijakan tarif yang diterapkan oleh AS dapat mempengaruhi ekonomi global dan keputusan bank sentral lainnya.
Pasar tenaga kerja di Inggris menunjukkan tekanan upah yang dapat mempengaruhi inflasi di masa depan.
Inflasi di Inggris diperkirakan mencapai level tertinggi dalam 10 bulan pada Januari, dengan harga barang dan jasa naik sekitar 2,8% dibandingkan tahun lalu. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh lonjakan biaya sekolah swasta dan faktor-faktor lain yang sebelumnya menurunkan inflasi. Bank of England (BOE) khawatir bahwa prospek inflasi di Inggris semakin memburuk, terutama saat ekonomi stagnan. Meskipun beberapa pejabat mendukung pemotongan suku bunga yang lebih besar, mayoritas masih merasa perlu untuk berhati-hati dalam menurunkan biaya pinjaman.Di negara lain, seperti Australia dan Selandia Baru, diperkirakan akan ada pemotongan suku bunga untuk mendukung ekonomi yang lemah. Sementara itu, di Amerika Serikat, data ekonomi menunjukkan perlambatan dalam pembangunan rumah baru, dan di Kanada, inflasi diperkirakan meningkat menjadi 1,9%. Di seluruh dunia, banyak negara menghadapi tantangan ekonomi yang serupa, dengan tekanan inflasi yang tinggi dan kebijakan moneter yang hati-hati.

Experts Analysis

Dan Hanson dan Ana Andrade
Dengan kondisi ekonomi yang lemah, kami meragukan ini akan menghentikan Bank of England dari melanjutkan pelonggaran lebih lanjut, dengan prediksi tiga kali pemangkasan suku bunga 25 basis poin tahun 2025.
Editorial Note
Meskipun tekanan inflasi masih tinggi, penurunan suku bunga secara hati-hati diperlukan untuk mencegah risiko resesi yang lebih parah di Inggris. Bank sentral harus seimbang antara menekan inflasi dan memacu pertumbuhan ekonomi agar tidak memperburuk stagnasi yang sedang terjadi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.