Pomodo
HomeTeknologiBisnisSainsFinansial

Apptronik Kumpulkan Dana Rp 5.84 triliun ($350 Juta) untuk Robot Humanoid Berbasis AI Apollo

Teknologi
Robotika
News Publisher
13 Feb 2025
36 dibaca
1 menit
Apptronik Kumpulkan Dana Rp 5.84 triliun ($350 Juta)  untuk Robot Humanoid Berbasis AI Apollo

AI summary

Apptronik mengembangkan robot humanoid untuk meningkatkan efisiensi industri.
Perusahaan berhasil mengumpulkan dana besar untuk memperluas produksi robot.
Kolaborasi dengan perusahaan besar seperti Google dan Mercedes-Benz menunjukkan potensi pasar yang besar untuk teknologi robot.
Perusahaan Apptronik, yang berbasis di Austin, Texas, baru saja mengumpulkan dana sebesar $350 juta untuk mengembangkan robot humanoid bernama Apollo. Robot ini dirancang untuk membantu pekerjaan di gudang dan pabrik dengan memindahkan paket dan melakukan tugas-tugas lain yang berhubungan dengan rantai pasokan. Apptronik bersaing dengan perusahaan lain seperti Tesla dan Nvidia dalam pengembangan robot yang mirip manusia, seiring dengan kemajuan dalam kecerdasan buatan.CEO Apptronik, Jeff Cardenas, menyatakan bahwa mereka berencana untuk memperluas penggunaan Apollo ke berbagai industri, termasuk perawatan lansia dan kesehatan. Perusahaan ini juga memiliki kemitraan dengan tim robotika Google DeepMind dan telah menjalin kesepakatan komersial dengan Mercedes-Benz dan GXO Logistics untuk penggunaan robot humanoid mereka.

Experts Analysis

Jeff Cardenas
Robotics and AI development now mirrors the rapid advancement seen with large language models; 2025 will be a pivotal year for robotics innovation.
Elon Musk
Significant progress has been achieved with the humanoid robot Optimus aiming to perform many daily tasks.
Editorial Note
Pendanaan besar yang diterima Apptronik ini menunjukkan bahwa robotika humanoid bukan lagi sekadar konsep futuristik, tapi mulai menjadi solusi praktis yang siap diimplementasikan. Dengan dukungan AI dan kemitraan strategis seperti Google DeepMind, robot seperti Apollo berpotensi merevolusi berbagai industri, namun tantangan teknis dan sosial masih akan menjadi hambatan besar yang harus diatasi.
Baca Berita Lebih Cepat,Lebih Cerdas
Rangkuman berita terkini yang dipersonalisasi untukmu — tanpa perlu baca panjang lebar.